China United (CU) Lines baru-baru ini meningkatkan layanan VGX (Vietnam Gulf Express), menghubungkan India dan Hub Timur Tengah ke Jakarta, dengan rotasi pelabuhan baru, yakni Jakarta–Port Klang–Mundra–Jebel Ali–Dammam-Mundra–Port Klang–Laem Chabang.
Layanan ini dioperasikan oleh CU Lines dalam konsorsium bersama dengan 6
perusahaan pelayaran lainnya yaitu Emirates Shipping Line, CMA CGM, RCL, KMTC, Global Feeder Shipping dan Pacific International Lines.
“Kami sangat senang mengumumkan bahwa NPCT1 menyajikan layanan operasional terbaik di kelasnya untuk servis VGX. MV Zhong Gu Chang Sha, yang sandar perdana di NPCT1 dengan throughput hampir 2,500 TEUs, berlabuh pada pagi hari tanggal 10 Juni 2024 dan berlayar dari NPCT1 pada hari yang
sama,” ujar Mr. Michael Zhao, perwakilan CU Lines, dalam keterangan resminya yang diterima Ocean Week, Jumat (14/6).
Menurut dia, layanan VGX yang diperbarui ini menyediakan peningkatan servis direct dan waktu transit yang
cepat menghubungkan negara Timur Tengah, India, dan Asia Tenggara untuk memenuhi peningkatan permintaan di wilayah ini.
Peluncuran perdana layanan VGX ini dirayakan dengan penyerahan plakat dari tim Manajemen NPCT1 kepada Master MV Zhong Gu Chang Sha, CU Lines dan Samudera Agencies Indonesia sebagai agen tunggal CU Lines di Indonesia.
“NPCT1 merasa senang dan bangga menyambut kapal CU Lines pertama di Indonesia. Layanan VGX yang menghubungkan Jakarta dengan India dan Timur Tengah secara langsung bertujuan untuk meningkatkan konektivitas arus kargo dan rantai pasokan dari Indonesia ke pasar India
dan Timur Tengah yang volume perdagangannya saat ini meningkat. NPCT1 akan selalu berusaha untuk memberikan layanan terbaik di kelasnya kepada pelanggan kami dan
mengembangkan hubungan yang saling menguntungkan dengan mitranya untuk mengatasi tantangan yang muncul dikarenakan gangguan rantai pasokan global,” kata Takayuki Hori, Presiden Direktur NPCT1, dalam rilisnya.
Mr. Michael Zhao menyampaikan kegembiraannya bahwa CU Lines berhasil meluncurkan layanan pertamanya di Indonesia yang
menyediakan pilihan logistik yang cepat dan tangguh terutama antara Indonesia, India, dan Timur Tengah.
“CU Lines mengapresiasi seluruh kerja keras dan dukungan kuat dari pihak NPCT1 dan Samudera Agencies Indonesia, yang berkontribusi terhadap suksesnya panggilan perdana ini,” ungkapnya.

Untuk diketahui, bahwa PT New Priok Container Terminal One (NPCT1) merupakan terminal petikemas di pelabuhan Tanjung Priok dan mulai beroperasi pada tanggal 18 Agustus 2016.
Perusahaan ini dimiliki oleh 4 (empat)
pemegang saham yakni PT Pelabuhan Indonesia (Persero); Mitsui & Co., Ltd.; PSA International Pte.Ltd; dan Nippon Yusen Kabushiki Kaisha (NYK Line) dan memiliki visi untuk menjadi terminal terkemuka di Indonesia dengan misi menyediakan layanan terminal terbaik di kelasnya untuk memberikan energi pada perdagangan internasional Indonesia dan mencapai potensi pertumbuhan yang penuh dengan membangun kemitraan yang sukses dengan pelanggan dan pemangku kepentingan.
NPCT1 merupakan terminal peti kemas dengan konsep green-port yang dilengkapi dengan 8 Super Post Panamax Quay Crane dan 24 electric-hybrid RTG untuk menangani 1,5 MTEUs yang diakui oleh pelanggannya dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok dalam Pencapaian Kinerja Terminal Terbaik melalui penghargaan “OP Award 2021”, Terminal Operator dalam mendukung
Program Digitalisasi Pelayanan melalui penghargaan “OP Award 2022”, serta Green and Smart Port Award dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi 2023.
Dengan semboyan “We CARE We SHARE” serta nilai “Merangkul Inovasi”, NPCT1, telah menjadi terminal pertama di Jakarta dengan sistem billing yang diterapkan fully-digital, mendukung
program National Logistics Ecosystem (NLE) Pemerintah serta meminimalkan kontak fisik selama pandemi Covid-19 yang diakui dalam Penghargaan Program Pencegahan COVID-19 oleh Kementerian Ketenagakerjaan Award 2023.
Sementara itu, China United Lines Ltd. (CU Lines) didirikan di Yangpu, Provinsi Hainan pada bulan September 2005 dengan pusat operasi berbasis di Shanghai dan Singapura. CU Lines berupaya menjadi perusahaan pelayaran yang didorong secara digital untuk memberikan solusi logistik yang mulus.
CU Lines telah memfokuskan pada layanan short-sea serta layanan lintas selat antara Daratan Utama Cina & Taiwan, memperluas cakupan dengan Layanan Asia Selatan dan Timur Tengah.
Pelayaran ini telah membangun jaringan layanan komprehensif yang mencakup pelabuhan pesisir di daratan Tiongkok serta wilayah lain seperti Hong Kong, Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan.
Agen jaringan internasional nya mencakup berbagai wilayah di Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah, dan Amerika.
Perusahaan ini bertujuan untuk memberikan solusi logistik berkualitas
dengan nilai tambah kepada semua pelanggan dan mitra bisnisnya. (***)





























