PT Multi Terminal Indonesia (MTI) terus melakukan upaya peningkatan pendapatan, salah satunya melalui kerjasama peralatan bongkar muat dengan PT Terminal Teluk Lamong (TTL).
Kerjasama ini sebagai bentuk nyata sinergi antar anak perusahaan Pelindo Grup. Setelah serangkaian pembahasan secara komprehensif akhirnya relokasi 2 unit alat bongkar muat mulai dilakukan pada Senin 10 Juni 2024.
Proses pemuatan diperkirakan selesai pada Selasa 11 Juni 2024, dan pengapalan direncanakan akan berlayar dari Dermaga 005 Tanjung Priok, pada Rabu (12 Juni 2024) menuju Terminal Teluk Lamong, Surabaya.
Relokasi 2 unit RTGC dari pelabuhan Tanjung Priok menggunakan kapal tongkang Fiona 2501 kapasitas 270 feet menuju Terminal Teluk Lamong (TTL).
MTI sebagai perusaahan logistik berkolaborasi dengan beberapa vendor yang kompeten dan berpengalaman di Jakarta dan Surabaya.
Plt. Direktur Komersial & Pengembangan Bisnis PT MTI, mengatakan kerjasama ini dimaksudkan untuk mendukung kinerja layanan bongkar muat di Terminal Teluk Lamong menjadi lebih produktif dan efisien sehingga akan berdampak pada percepatan berthing time di Terminal Teluk Lamong.
Sementara itu Direktur Operasi PT MTI, Yandri menambahkan, hadirnya 2 unit RTG MTI di Terminal Teluk Lamong diharapkan mampu menambah kapasitas lapangan (unlocking capacity) dari sebelumnya menggunakan alat bongkar muat Reach Stacker digantikan dengan alat RTGC.
“Kerjasama MTI dengan Terminal Teluk Lamong bukanlah yang pertama kali, sebelumnya MTI menempatkan armada trucking untuk mendukung kegiatan haulage di Terminal Teluk Lamong,” ujarnya.
Untuk diketahui bahwa PT Multi Terminal Indonesia/MTI Multi SCM: adalah salah satu anak perusahaan Subholding Pelindo Solusi Logistik pada klaster bisnis logistik dan hinterland development.
Wilayah usaha MTI tersebar di Jawa, Sumatra, Kalimantan, Natuna, Makassar dan Ambon.
Pelayanan jasa yang di tawarkan adalah Freight Forwarder, PPJK, Cargo Consolidation & Distribution Center, Cold Storage, Integrated Inspection Area, Fumigation Area, Open Yard, Project Logistics, Inland & Multimoda Transport. (***)






























