Jumlah penumpang kapal yang masuk dan keluar dari Pelabuhan Tanjung Priok saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026, naik 10,88 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
“Sesuai dengan evaluasi kita beberapa hari yang lalu, bila dibandingkan dengan tahun lalu itu, ada penambahan jumlah penumpang sebesar 10,88 persen,” kata Kepala Seksi Angkutan Laut Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Pelabuhan Tanjung Priok, Darwin Purba di Jakarta, dikutip dari Antara.
Darwin mengatakan total penumpang dari H -8 hingga H+8 itu ada sebanyak 33.703 penumpang.
Dia merinci jumlah penumpang tersebut terdiri 17.67 orang penumpang yang berangkat dan 16.636 penumpang yang turun di Pelabuhan Tanjung Priok.
“Kesemuanya merupakan penumpang kapal Pelni dan Bukit Merapi,” katanya.
Darwin mengatakan untuk kapal yang masuk dan keluar tahun ini dibandingkan tahun lalu agak berkurang.
“Kalau 2024 jumlah kapal ada 77, sedangkan tahun ini cuma 73 unit kapal,” ujarnya.
Namun, walaupun jumlah kapal berkurang, tetapi jumlah penumpangnya malahan lebih besar.
“Ada sembilan kapal PT Pelni dan enam kapal dari Bukit Merapi yang bermarkas di Pelabuhan Tanjung Priok,” katanya.
Darwin menambahkan sebelum dilaksanakan angkutan Nataru 2025, pada H-8 itu dilaksanakan “ramp check” pada seluruh kapal yang akan beroperasi.
Ramp check adalah pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik dan administrasi kendaraan angkutan umum (seperti bus, truk, atau kapal) serta kelengkapan dokumen serta perizinannya, untuk memastikan kendaraan tersebut layak jalan (laik jalan) dan aman digunakan sebelum beroperasi, demi menjamin keselamatan penumpang dan mengurangi risiko kecelakaan.
Dia juga mengatakan pengecekan itu dilakukan oleh Pelni dan telah dilaksanakan dan disaksikan juga oleh kantor KSOP.
Semua kapal yang beroperasi untuk Nataru telah dilakukan “ramp check” dan semuanya dinyatakan layak untuk berlayar.
“Kami bersyukur dalam liburan Nataru tahun ini, angkutan transportasi lautnya berjalan lancar dan aman. Animo masyarakat naik transportasi laut pun masih tinggi karena tercatat jumlah penumpang lebih besar dibanding dengan tahun lalu,” kata Darwin. (**/ant)






























