Laba bersih Grup MISC Malaysia pada kuartal kedua 2025 turun menjadi RM464,4 juta (US$97,5 juta) dari RM540,9 juta pada tahun sebelumnya, dengan pendapatan turun 18,3 persen menjadi RM2,721 miliar.
Mengutip laporan PortNews dari Saint Petersburg, menyebutkan bahwa kinerja yang lebih rendah ini disebabkan oleh berkurangnya kontribusi dari divisi Teknik Kelautan & Berat dan Aset & Solusi Gas, yang terdampak oleh aktivitas proyek yang lebih rendah, penyelesaian kontrak, pelepasan kapal, dan tarif angkutan yang lebih rendah.
Pendapatan Teknik Kelautan & Berat turun 52 persen secara tahunan menjadi RM431,6 juta, sementara Aset & Solusi Gas turun 23,8 persen menjadi RM524,4 juta.
Minyak & Produk turun 1,7 persen menjadi RM1,29 miliar, dengan penguatan ringgit juga turut membebani.
Laba bersih paruh pertama mencapai RM1,17 miliar dengan pendapatan sebesar RM5,54 miliar.
Dividen interim dipertahankan pada 8 sen per saham, dibayarkan pada 25 September.
MISC, yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh PETRONAS, mengoperasikan kapal pengangkut LNG, kapal tanker minyak dan produk, solusi terapung lepas pantai, dan layanan teknik. (**/scn)






























