Virus Corona sudah masuk ke banyak negara, termasuk Indonesia. Virus yang belakangan menjadi pembicaraan di kalangan kesehatan dan masyarakat umum pun akhirnya berdampak pula pada sektor pariwisata di Indonesia, termasuk Surabaya.
Akibat itu, sekitar 5 kapal yang dijadwal masuk ke Tanjung Perak, hanya satu yang bisa sandar yakni Viking Sun membawa ribuan wisatawan mancanegara, 4 kapal lainnya batal. Rencananya Viking Sun masuk ke Perak tanggal 6 Maret 2020.
Menurut Kepala Humas Pelindo III Regional Jawa Timur, Rendy Fendy pembatalan kunjungan ke-4 kapal disampaikan langsung oleh pihak agen kapal. ’’Hingga kini, belum diketahui jadwal barunya dan kapan mereka akan masukr,’’ ungkapnya.
Mestinya, jadwal kapal pesiar yang berkunjung adalah pada tanggal 6, 11, 16, dan 22 Maret, berasal dari berbagai negara (Eropa dan Asia).
“Pembatalan murni dari agen kapal. Tidak ada kaitannya dengan kebijakan pengelola pelabuhan. Kami terbuka dan tidak ada penolakan. Ini murni dari agen kapal,’’ ungkapnya.
Konon, pada tahun 2020, ada sekitar 15 kapal pesiar yang direncanakan berkunjung ke Pelabuhan Tanjung Perak. Namun, kata Rendy, hingga sekarang keagenan belum ada informasi pembatalan. ’’Kami tetap menyiapkan penyambutan. Belum ada informasi tentang pembatalan,’’ ujarnya.
Sementara itu, Kabid Kerja Sama Penjagaan, Patroli, dan Penyidikan Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Perak, Rony Fahmi menyatakan, kalau pihaknya sudah rapat terkait rencana kedatangan kapal pesiar pada 6 Maret 2020. Keputusannya, kapal tidak bisa langsung masuk ke area pelabuhan. ’’Sebelumnya, kapal akan dicegat di sekitar Pulau Karang Jamuang. Dikarantina dulu,’’ katanya.
Untuk memastikan penumpang negatif dari virus Corona, petugas kantor kesehatan pelabuhan (KKP) akan naik ke kapal memeriksa dan mengecek para penumpang, suhu tubuh para ABK kapal.
’’Jika KKP menyatakan bersih, kami bakal memperbolehkan kapal bersandar di pelabuhan. Sebaliknya, jika ada penumpang yang terinfeksi, beberapa pilihan ditawarkan. Penumpang akan diobati dan dibawa ke darat atau kapal diminta kembali dan dilarang bersandar,” ungkapnya.
Untuk diketahui, kapal pesiar Viking Sun membawa turis sekitar 1.600 orang. Viking Sun sebelum ke Indonesia, bersandar di Darwin, Australia. Dari Darwin, Viking Sun menuju Indonesia dengan tujuan pertama Labuan Bajo. Saat ini Viking Sun sedang berada di Pulau Komodo. (jp/**)





























