PT Pelindo Marine Service menyiagakan Kapal Tunda Kresna 306 untuk melayani para pekerja di lepas pantai (offshore) Madura yang berjarak sekitar 57 mil laut dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur.
Direktur Komersial, Operasi dan Teknik PT Pelindo Marine Service Elvin Syah Putra menuturkan kapal tunda memainkan peran sebagai penggerak penting di tengah sarana lepas pantai.
“Dimensi kapal yang tergolong kecil sesuai kebutuhan aksi,” katanya di Surabaya, Rabu.
Elvin menjelaskan kapal tunda yang terlihat berukuran kecil itu dilengkapi kekuatan bollard pull yang memadai serta adanya fasilitas keselamatan seperti fire fighting system hadir sebagai solusi olah gerak yang tangguh, aman, dan andal.
“Itu mendukung aktivitas industri energi, logistik, dan infrastruktur untuk Indonesia. Kami hadir di 55 wilayah Indonesia,” ujarnya.

Kapal tunda salah satunya bertugas sebagai transfer kru yaitu mengangkut kru atau pekerja dari satu offshore ke sarana lainnya di lepas pantai.
Salah satu awak Kapal Tunda Kresna 306 Fitra Kurniawan yang bertugas di lepas pantai Madura mengisahkan area kerjanya cukup menantang karena ombak tinggi dan angin kencang.
“Kru offshore harus diangkut menggunakan personal basket melalui dek belakang kapal. Sehingga mengharuskan kapal berjalan dengan haluan mundur, jadi harus ekstra hati-hati,” katanya.
Fitra mengungkapkan bekerja jauh dari pelabuhan penuh tantangan sehingga harus tetap beroperasi dengan aman dan mengedepankan prinsip-prinsip keselamatan.
“Misalnya jika cuaca buruk dan angin melebihi 30 knots, kami hentikan operasional karena berisiko kecelakaan,” ujar dikutip dari Antara.
Di tengah risiko dan kondisi alam yang seringkali tak terprediksi, operasional offshore membawa tantangan lebih dibanding di darat maupun pelabuhan.
Terlebih sarana offshore tidak memiliki kemampuan olah gerak sendiri sehingga kapal tunda berperan mulai dari pemindahan rig, pengangkutan ponton, penundaan kapal besar hingga distribusi suplai logistik kru.
“Tak hanya itu, kapal tunda juga siap berperan sebagai standby rescue untuk situasi darurat seperti pemadaman kebakaran maupun evakuasi,” kata Fitra. (**/ant)






























