Terminal penumpang Tanjung Priok tampak sepi pada Kamis (26/12), pukul 11.15. Karena hari Kamis ini, Kapal milik Pelni baru masuk ke pelabuhan Tanjung Priok pukul 19.00 Wib.
Ruslan, salah seorang calon penumpang asal Cakung, Jakarta Timur sudah datang ke terminal penumpang pelabuhan Priok dari pagi hari, karena tak mengetahui jadwal kedatangan kapal.
Kepada Ocean Week, mantan sopir truk Jakarta-Medan ini mengaku akan menjenguk adiknya di Kepulauan Riau bersama istri dan anaknya. “Saya bukan mau liburan tahun baru, tapi jenguk adik di Kepri. Dan saya ga ngerti kalau kapal baru nanti malam datang, terpaksa harus nunggu cukup lama disini. Mau pulang lagi ke Cakung, tanggung dan ongkosnya mahal,” ungkapnya.

Ruslan cerita, kalau tiket kapal dibelinya di kantor Pelni di Kemayoran dengan harga Rp 423.000. Padahal tarif resminya cuma Rp 413.000. “Saya beli langsung ke Pelni di Kemayoran,” ungkapnya.
Ketika ditanya kenapa pilih naik kapal Pelni, Ruslan mengatakan, kalau dengan pesawat mahal. “Naik kapal Pelni enaknya dapat makan tiga kali, meskipun sudah 15 tahun saya baru ini naik kapal lagi,” ujarnya.
Untuk diketahui bahwa selama libur Nataru ini, total penumpang Nataru 2024 tercatat ada 16.692 orang, naik dibandingkan 2023 yang hanya mencapai 16.112 orang.
“Penumpang yang naik ada 8.192 orang (2024), 8.022 di 2023, penumpang turun tercatat 8.500 di 2024, dan 8.090 pada 2023,” kata data dari Posko Nataru di Priok.
Sementara itu, untuk penumpang dan kendaraan saat libur Nataru untuk kapal swasta (Bukit Merapin) tercatat total mencapai 480 penumpang dari delapan kapal rute Priok ke Pangkal Balam dan Tanjung Pandan. (***)





























