• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Thursday, October 1, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    Ekspor Kendaraan ke Meksiko, Bisa Dengan Kapal NYK Lewat Patimban

    Ekspor Kendaraan ke Meksiko, Bisa Dengan Kapal NYK Lewat Patimban

    Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat

    Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat

    Tuas, Pelabuhan Masa Depan Singapura, Lima Tahunan Beroperasi Sudah Tangani 25 Juta TEUs

    Tuas, Pelabuhan Masa Depan Singapura, Lima Tahunan Beroperasi Sudah Tangani 25 Juta TEUs

    Pasca Capai 1,2 Juta TEUs, Langkah TPK Semarang Harus Apa ?

    Pasca Capai 1,2 Juta TEUs, Langkah TPK Semarang Harus Apa ?

    Meski Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Bongkar Muat di Pelabuhan Panjang dan Ciwandan Masih Berjalan

    Meski Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Bongkar Muat di Pelabuhan Panjang dan Ciwandan Masih Berjalan

    Patimban Mulai Diminati Kapal Petikemas Internasional, Kini Giliran Cosco

    Patimban Mulai Diminati Kapal Petikemas Internasional, Kini Giliran Cosco

    Rencana Pengembangan Teluk Bayur Mesti Diselaraskan Dengan Tata Kota

    Rencana Pengembangan Teluk Bayur Mesti Diselaraskan Dengan Tata Kota

    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Pelayaran Mulai Panik BBM Pindah Harga, Ini Kata INSA

    Saat Ini, Usaha Pelayaran Hadapi Tantangan Berat

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    Gold Star Line Buka Rute Baru Dari Priok ke Tiongkok Selatan

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    107 Kontainer di Kapal Golden Star 1 Berjatuhan ke Laut, KSOP & INSA Batam Masih…

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    CMA CGM Tetapkan Biaya Tambahan Asia-Mediterania Sebesar US$900/TEU

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

  • Port
    Ekspor Kendaraan ke Meksiko, Bisa Dengan Kapal NYK Lewat Patimban

    Ekspor Kendaraan ke Meksiko, Bisa Dengan Kapal NYK Lewat Patimban

    Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat

    Kapasitas Pelabuhan Naik, Ekosistem Logistik Darat Diperkuat

    Tuas, Pelabuhan Masa Depan Singapura, Lima Tahunan Beroperasi Sudah Tangani 25 Juta TEUs

    Tuas, Pelabuhan Masa Depan Singapura, Lima Tahunan Beroperasi Sudah Tangani 25 Juta TEUs

    Pasca Capai 1,2 Juta TEUs, Langkah TPK Semarang Harus Apa ?

    Pasca Capai 1,2 Juta TEUs, Langkah TPK Semarang Harus Apa ?

    Meski Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Bongkar Muat di Pelabuhan Panjang dan Ciwandan Masih Berjalan

    Meski Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Bongkar Muat di Pelabuhan Panjang dan Ciwandan Masih Berjalan

    Patimban Mulai Diminati Kapal Petikemas Internasional, Kini Giliran Cosco

    Patimban Mulai Diminati Kapal Petikemas Internasional, Kini Giliran Cosco

    Rencana Pengembangan Teluk Bayur Mesti Diselaraskan Dengan Tata Kota

    Rencana Pengembangan Teluk Bayur Mesti Diselaraskan Dengan Tata Kota

    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Hubla Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

    Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal RoRo dan Penumpang

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Industri Galangan Kapal Hadapi Tantangan Berat, Harapkan Pemerintah Berikan Dukungan

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Gapasdap Mendukung Penegakan Kendaraan Odol Dari Hulu Sampai Hilir

oceanweek by oceanweek
October 1, 2026
in Berita Lain
Gapasdap Mendukung Penegakan Kendaraan Odol Dari Hulu Sampai Hilir
335
SHARES
2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (GAPASDAP) menyambut positif arah kebijakan pemerintah dan DPR dalam pembahasan revisi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) yang memperluas pertanggungjawaban terhadap pelanggaran kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL).

Seperti diketahui bahwa Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi menyetujui usulan penerapan denda bagi pengusaha logistik yang masih mengoperasikan angkutan barang Over Dimension Over Loading (ODOL).

Besaran denda yang diusulkan bervariasi, mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 50 miliar, tergantung kategorinya.

Sanksi tersebut menjadi usulan dari DPR RI dalam daftar inventarisasi masalah (DIM) terkait revisi Undang-Undang (UU) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Dalam DIM tersebut, pemerintah juga menyetujui perluasan subjek tindak pidana terkait ODOL.

Ketua umum Gapasdap Khoiri Soetomo menyampaikan bahwa dalam pembahasan tersebut, pertanggungjawaban terhadap pelanggaran ODOL diarahkan agar tidak hanya dibebankan kepada pengemudi, tetapi juga dapat menjangkau pemilik kendaraan atau korporasi serta pemilik barang sesuai dengan peran dan tanggung jawab masing-masing.

Khoiri Soetomo menilai arah tersebut penting untuk membangun sistem penanganan ODOL yang lebih adil dan efektif.

“GAPASDAP sejak awal mendukung Zero ODOL karena bagi kami persoalan ODOL bukan hanya persoalan kerusakan jalan, tetapi sudah menjadi persoalan keselamatan transportasi, termasuk keselamatan kapal penyeberangan. Namun penyelesaiannya harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu sampai hilir,” ujar Khoiri kepada Ocean Week, Kamis pagi (1/10/1026).

Menurut Khoiri, kendaraan ODOL tidak tiba-tiba menjadi ODOL ketika memasuki pelabuhan. “Prosesnya telah dimulai sejak penentuan jumlah barang yang akan diangkut, proses pemuatan di gudang atau pabrik, pemilihan kendaraan, hingga perjalanan kendaraan melalui jalan umum sebelum akhirnya tiba di pelabuhan,” ujarnya.

Karena itu, GAPASDAP berpandangan bahwa tanggung jawab terhadap ODOL harus ditempatkan secara proporsional kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Jangan sampai sopir menjadi pihak yang paling mudah dihukum, sementara pihak yang menentukan jumlah muatan dan memperoleh manfaat ekonomi terbesar justru tidak tersentuh. Demikian pula jangan sampai pelabuhan dan operator kapal menjadi satu-satunya benteng terakhir yang harus menyelesaikan pelanggaran yang sebenarnya sudah terjadi sejak kendaraan berangkat dari tempat asal,” tegas Khoiri.

Pelabuhan Gerbang Keselamatan

Bagi angkutan penyeberangan, kata Khoiri, kendaraan dengan muatan berlebih maupun dimensi yang tidak sesuai memiliki konsekuensi keselamatan yang jauh lebih serius.

Berat kendaraan berkaitan langsung dengan perencanaan pemuatan, distribusi beban, stabilitas kapal, kekuatan ramp door dan car deck, pengikatan kendaraan, serta keselamatan proses embarkasi dan debarkasi.

Sementara pelanggaran dimensi dapat mengganggu jarak aman antar kendaraan, akses awak kapal, jalur evakuasi, hingga efektivitas sistem pemadam kebakaran di car deck.

Karena itu, GAPASDAP mendukung pemeriksaan kendaraan sebelum masuk kapal. Namun pelabuhan seharusnya berfungsi sebagai lapisan terakhir pengamanan atau last safety barrier, bukan menjadi tempat pertama negara mengetahui bahwa sebuah kendaraan telah melanggar ketentuan berat maupun dimensi.

“Kalau kendaraan sudah menempuh perjalanan ratusan kilometer melewati jalan nasional, jalan tol dan berbagai titik pengawasan, kemudian baru dinyatakan ODOL ketika sampai di depan kapal, berarti ada mata rantai pengawasan sebelumnya yang harus kita perbaiki bersama,” kata Khoiri.

Ketua umum Gapasdap juga mengungkapkan, GAPASDAP mendukung penguatan penggunaan teknologi Weigh-in-Motion (WIM) dan integrasi data kendaraan sebagai bagian dari sistem pengawasan ODOL nasional.

Idealnya, kendaraan yang menuju pelabuhan penyeberangan telah diketahui berat aktual, dimensi, identitas kendaraan dan jenis muatannya sebelum kendaraan memasuki kawasan pelabuhan.

Menurut Khoiri, data tersebut perlu terintegrasi antara instansi perhubungan darat, pengelola jalan/tol, kepolisian, pengelola pelabuhan dan operator kapal sehingga pengawasan tidak dilakukan berulang-ulang dan tidak menimbulkan antrean baru di pelabuhan.

“Dengan sistem tersebut, kendaraan yang jelas-jelas tidak memenuhi persyaratan dapat dikoreksi sejak dari hulu dan tidak dibiarkan melakukan perjalanan panjang sampai ke pelabuhan,” ungkapnya.

Penegakan Harus Tegas 

Khoiri mengaku memahami bahwa penerapan Zero ODOL merupakan pekerjaan besar karena menyangkut rantai logistik nasional dan banyak pelaku usaha.

Oleh sebab itu, pelaksanaannya perlu dipersiapkan secara terukur melalui sosialisasi, kesiapan infrastruktur, teknologi pengawasan, standardisasi prosedur, serta masa transisi yang jelas.

Penegakan hukum juga harus dilakukan secara konsisten dan berlaku sama terhadap seluruh pihak sehingga tidak menimbulkan ketidakpastian di lapangan maupun perpindahan kendaraan ODOL dari satu jalur transportasi ke jalur lainnya.

Khoiri mengingatkan bahwa besaran dan konstruksi sanksi yang saat ini muncul dalam pembahasan revisi UU LLAJ masih merupakan bagian dari proses legislasi.

Karena itu, GAPASDAP menghormati proses pembahasan pemerintah bersama DPR dan berharap hasil akhirnya dapat menciptakan sistem pertanggungjawaban yang adil, efektif dan benar-benar mampu mengubah perilaku seluruh rantai logistik.

Khoiri mengajak pemerintah, DPR, pemilik barang, perusahaan angkutan, pengemudi, pengelola jalan dan jalan tol, pengelola pelabuhan serta operator kapal untuk menjadikan momentum revisi UU LLAJ sebagai kesempatan membangun sistem Zero ODOL yang komprehensif.

“Tujuan akhirnya bukan sebanyak-banyaknya memberikan denda. Tujuan akhirnya adalah mencegah pelanggaran sebelum terjadi dan menyelamatkan manusia. Sopir dan kernet harus selamat, pengguna jalan harus selamat, penumpang kapal harus selamat, dan kapal yang mengangkut kendaraan tersebut juga harus selamat,” ujar Khoiri.

“Karena itu prinsipnya sederhana: Zero ODOL harus dimulai dari hulu, dikawal sepanjang perjalanan, dan pelabuhan menjadi gerbang terakhir untuk memastikan keselamatan sebelum kendaraan naik ke kapal. Kalau seluruh mata rantai menjalankan tanggung jawabnya, kami yakin Zero ODOL dapat dilaksanakan tanpa mengorbankan keselamatan maupun kelancaran logistik nasional,” ujarnya menambahkan. (**)

Previous Post

Antrean di Ketapang Dari 10 Kilometer, Kini Tinggal 3,5 Kilometer

Next Post

Next Post

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6343 shares
    Share 2537 Tweet 1586
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5496 shares
    Share 2198 Tweet 1374
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4556 shares
    Share 1822 Tweet 1139
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4270 shares
    Share 1708 Tweet 1068
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3971 shares
    Share 1588 Tweet 993

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

PT MUSTIKA ALAM LESTARI

October 1, 2026

TPK SEMARANG

October 1, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.