Sekitar 1000 awak mobil truk tangki (AMT) PT Pertamina Patra Niaga Depot Plumpang benar-benar merealisasikan ancamannya mogok. Sementara 300 awak mobil tangki disiapkan sebagai cadangan oleh Himpunan Wiraswasta Nasional Minyan dan Gas Bumi (Hismawa Migas) untuk membantu menyalurkan BBM ke sekitar 850 stasiun pengisian bahan bakar umunm (SPBU) se Jabodetabek.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah III Hiswana Migas Juan Tarigan menegaskan, 300-an AMT tersebut disiapkan oleh PT Pertamina Patra Niaga sedari 2-3 hari sebelumnya. Semua AMT yang hari ini (Selasa-red) bertugas sebagai AMT cadangan tersebut diambil dari beberapa depot BBM wilayah lainnya yang dekat dengan Jabodetabek.
“Pertamina Patra Niaga kirim awak mobil tangki cadangan dari Pertamina sendiri. Artinya dalam hal ini diperbantukan, bukan sopir yang baru. Diambil dari daerah lain misalnya Merak, Cikampek. Jadi bukannya istilah sopir angkot terus bawa truk,” katanya.
Juan juga menyatakan, PT Pertamina Patra Niaga juga bekerja sama dengan beberapa aparatur keamanan negara seperti TNI dan Polri. Kedua-duanya bertugas untuk memastikan agar tidak terjadinya tindakan provokatif dari para AMT yang melalukan aksi mogok kerja.
“Ada kerjasama dengan TNI, Polri juga. Dalam hal khusus, memang TNI dan Polri hanya mendampingi awak mobil tangki, karena dikhawatirkan takut terjadi tindakan provokatif,” ujarnya.
Mogok ratusan sopir truk tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina Plumpang yang tergabung dalam Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI), bersama Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), sebagai aksi kelanjutan protes para sopir truk tangki BBM Pertamina, lantaran banyaknya ditemukan bentuk pelanggaran Undang-Undang (UU) Ketenagakerjaan, oleh PT Pertamina Patra Niaga depot Plumpang.
Semalem sekitar 1000 sopir outsourching sudah bermalam di depot plumping. Waktu itu Kordinator aksi, Nuratmo menjelaskan aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan para sopir tangki BBM, lantaran sudah dilakukan berbagai upaya secara persuasif dengan pihak pertamina untuk membahas hal tersebut. (ow)




























