Asosiasi Badan Pelabuhan Indonesia-ABUPI telah menandatangani Memorandum Of Understanding dengan Johor Port Berhad, JP Skills Centre pada hari Rabu (4 Oktober 2023), di Kantor Johor Port Berhad, Johor, Malaysia.
Penandatangan MoU langsung dilakukan oleh Ketua Umum ABUPI, Aulia Febrial Fatwa dan Encik KC Low, Ketua Jabatan Khidmat Korporat Johor Port Berhad.
Penandatangan MoU ini sebagai rangkaian dari kegiatan ABUPI Goes To Malaysia dari tanggal 2-5 Oktober 2023.
“Maksud dan tujuan penandatangan MoU ini adalah kerja sama pelatihan di bidang maritim, khususnya pelabuhan,” ujar Ketum ABUPI Febri (panggilannya) kepada Ocean Week, melalui WhatsApp nya, Kamis pagi.

Menurut CEO salah satu BUP di Batam ini, bahwa ABUPI ingin memfasilitasi anggotanya untuk selalu meningkatkan pengetahuan dan wawasannya terkait pengelolaan pelabuhan.
“Selain penandatanganan MoU ini kita juga melakukan benchmark selain ke pelabuhan Johor juga ke pelabuhan Tanjung Pelepas,” ungkap Febri.
Dalam kegiatan Goes to Malaysia ini, sebanyak 9 perusahaan BUP anggota ABUPI turut serta.
“Program ini kami laksanakan selain mengikuti pelatihan juga melakukan kunjungan ke pelabuhan Johor dan pelabuhan Tanjung Pelepas, untuk bisa melihat langsung perkembangan terkait dengan pelayanan jasa kepelabuhanan di negara tetangga,” ucap Liana Trisnawati, Sekjen ABUPI menambahkan.

Sementara itu, salah satu peserta ABUPI Goes to Malaysia Capt. Aep Dedi Laksana dari BUP PT. Krakatau Bandar Samudera (KBS) menyampaikan, bahwa kegiatan ini sangat baik terutama sebagai tolok ukur pengelolaan pelabuhan di Indonesia dan di Malaysia dari multi manajemennya, baik dari sisi regulasi maupun operation excellent.
Kata Febri, kegiatan ini merupakan salah satu program ABUPI di tahun 2023.
Dia berharap kegiatan ini dapat bermanfaat dan bisa memberi motivasi nantinya buat anggota ABUPI khususnya. (**)





























