Jakarta International Container Terminal (JICT) mencetak sejarah baru di bulan April 2017 ini. Terminal petikemas terbesar di Indonesia ini sukses melayani kapal terbesar CMA CGM Otello milik perusahaan pelayaran Perancis, Compagnie Maritime d’Affretement-Compagnie Generali Maritime (CMA CGM), pada Minggu (23/4) yang diresmikan oleh Menhub Budi Karya Sumadi.
JICT, sejak tanggal 9 April hingga peresmian perdana pelayaran rute Priok-Los Angeles ini, juga sudah melakukan ujicoba kapal CMA CGM Titus dan Tancredi berkapasitas sekitar 8.500 TEUs dari terminal ini.
“Kapal-kapal itu dilayani dengan produktivitas prima yakni 27-30 Mph (grakan per jam). Kapal Titus dan Tancredi dilayani dengan kecepatan dan produktivitas yang sangat handal. Mereka yang terbesar sepanjang sejarah Priok berdiri,” kata Dirut PT JICT Gunta Prabawa, disela acara seremoni penyambutan kedatangan kapal petikemas terbesar pertama di Indonesia rute langsung Tanjung Priok-Los Angeles Amerika, Minggu pagi.

Dari kunjungan kapal-kapal besar tersebut ke JICT, ujar Gunta, menjadi sejarah baru bagi JICT, sekaligus menjadi interospeksi terminal untuk menyediakan layanan pelabuhan kelas dunia. “JICT bersama stakeholders pelabuhan melakukan tugasnya dengan baik sehingga perusahaan pelayaran global mempercayakan kapalnya untuk dilayani disini. SUdah pasti respon terminal untuk memberikan service yang terbaik,” ungkap mantan Dirut PT Car Terminal itu.
Seperti diketahui bahwa kapal CMA CGM Otello memiliki panjang 334 meter dan melakukan bongkar muat sebanyak 1.551 TEUs.
Gunta menjelaskan, CMA CGM telah sepakat menjalin kerjasama dengan PT JICT dengan membuka layanan baru, yakni nama Java South East Asia Express Services/Java SEA Express Services/JAX Services.
“Service dengan jadwal satu kali setiap minggu ini akan melayani rute Tanjung Priok-West Coast (LA & Oakland) Amerika Serikat. Kami berharap eksportir dan importir di tanah air dapat mengoptimalkan dan memanfaatkan layanan ini,” ucap Gunta.
Sementara itu, President Directore CMA CGM Farid Belbouab, mengungkapkan kapal CMA CGM Otello merupakan satu dari 17 unit kapal kontainer yang akan menempuh rute laut dari layanan JAX atau PEI (Pendulum Loop I) mingguan.
“Rute ini menjanjikan waktu transit tercepat yakni 23 hari dari Jakarta ke Los Angeles. Dengan rute pelayaran langsung ini, pelanggan diuntungkan oleh adanya efisiensi yang lebih baik dan biaya yang lebih hemat dari transhipment tersebut,” kata Farid.
Sedangkan Jean-Yves Duvai, Senior Vice President CMA CGM Asia menyatakan, Indonesia merupakan wilayah yang sangat strategis bagi perkembangan CMA CGM di Asia Tenggara.
“Kami sepenuhnya mendukung gagasan Indonesia untuk membuka jaringan maritim di seluruh wilayah negara dan berusaha memanfaatkan peluang tersebut untuk memberikan kontribusi yang berarti. Kedepan, CMA CGM Grup akan membuka lembaran baru dengan Pelindo dan para pemangku kepentingan lainnya untuk perkembangan industri maritim di Indonesia,” ujar Jean.
Dirut PT Pelindo II Elvyn G. Masassya mengatakan, transhipment port Jakarta ini terealisasi karena adanya dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Meneg BUMN Rini Soemarno, dan semua pihak terkait. (ow)




























