PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (3/9), dengan mata acara Persetujuan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
RUPSLB dipimpin oleh Komisaris Utama Perseroan dan dihadiri oleh Dewan Komisaris, Direksi, serta para pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham Perseroan, secara offline maupun melalui sistem elektronik eASY.KSEI.
Dalam RUPSLB tersebut, para pemegang saham menyetujui pengunduran diri Sugeng Mulyadi dari jabatannya sebagai Direktur Utama merangkap Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis Perseroan, terhitung sejak 25 Juni 2026.
Perseroan menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi, kontribusi, serta kepemimpinan yang telah diberikan selama menjalankan tugas dan tanggung jawab di IPCC.
Selanjutnya, RUPSLB menyetujui perubahan susunan Direksi sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur kepemimpinan Perseroan, strategi jangka panjang, serta berkomitmen memperkuat daya saing melalui ekspansi bisnis dengan pemanfaatan digitalisasi, penerapan good corporate governance secara konsisten di seluruh kegiatan operasional untuk pengembangan strategi bisnis.
Dalam RUPSLB menyetujui mengangkat Wing Megantoro sebagai Direktur Utama PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) Tbk. Kemudian Direktur Operasi dan Teknik diisi Donny Yuniarto
Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko Bagus Dwipoyono, sedangkan Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis masih lowong.
Selanjutnya, untuk memastikan keberlangsungan pelaksanaan fungsi komersial dan pengembangan bisnis Perseroan, berdasarkan keputusan Rapat Direksi dan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, Donny Yuniarto ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis, di samping jabatannya sebagai Direktur Operasi dan Teknik.
Wing Megantoro selaku Direktur Utama IPCC menyampaikan bahwa perubahan susunan Direksi tersebut menjadi momentum bagi Perseroan untuk melanjutkan transformasi dan memperkuat kinerja secara berkelanjutan dan semakin memperkuat efektivitas pengelolaan Perseroan dalam menghadapi dinamika industri terminal kendaraan dan mendukung pencapaian target bisnis IPCC ke depan.
Hal tersebut tentunya akan dijalankan melalui kolaborasi seluruh Insan IPCC dan pemangku kepentingan dukungan para pemegang saham. (***)





























