Kedatangan kapal pesiar Island Sky di Pelabuhan Benoa, Bali, Senin (24/8/2026), menjadi penanda awal musim kunjungan kapal pesiar atau cruise season 2026-2027 di Pulau Dewata.
General Manager Pelindo Regional III Benoa Anak Agung Gede Agung Matara mengatakan, musim kapal pesiar di Benoa umumnya berlangsung pada September hingga April. Kunjungan Island Sky menjadi sinyal aktivitas kapal pesiar akan kembali meningkat dalam beberapa bulan ke depan.
“Cruise season akan segera dimulai. Kunjungan kapal, walaupun ukurannya relatif kecil, akan mengawali dimulainya cruise season pada September,” ujar Agung saat ditemui media di kantornya.
Menurut dia, periode tersibuk biasanya terjadi pada Desember hingga Januari. Pada puncak musim tersebut, jumlah kunjungan kapal pesiar ke Benoa dapat mencapai sekitar 20 call dalam sebulan.
Benoa selama ini menjadi salah satu pelabuhan utama kunjungan kapal pesiar di Indonesia. Dalam kondisi normal, pelabuhan tersebut menerima sekitar 60 kunjungan kapal pesiar per tahun. Pada 2025, jumlahnya bahkan mencapai 65 call.
Island Sky berbendera Bahama merupakan kapal pesiar berukuran kecil yang dioperasikan Noble Caledonia. Kapal yang dibangun pada 1992 itu memiliki panjang 90,6 meter, lebar 15,3 meter, dan tonase kotor sekitar 4.200 GT. Kapal ini dapat membawa 118 penumpang dengan sekitar 75 kru.
Sebagai pembanding, kapal pesiar terbesar yang pernah singgah di Benoa adalah Anthem of the Seas.
Kapal kelas Quantum milik Royal Caribbean itu memiliki panjang sekitar 347 meter dan tonase 168.666 GT. Kapal tersebut mampu membawa 4.180 penumpang dan sekitar 1.500 kru.
Pengembangan Pelabuhan Benoa melalui konsep Bali Maritime Tourism Hub diharapkan semakin memperkuat posisi Bali sebagai tujuan wisata kapal pesiar dan meningkatkan dampak ekonomi bagi sektor pariwisata lokal. (**)





























