• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Wednesday, May 27, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

  • Port
    Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun, Dukung Fiskal Nasional

    Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun, Dukung Fiskal Nasional

    Tuas, Megaport Singapura Serba Otomatis

    Tuas, Megaport Singapura Serba Otomatis

    Dukung Kelancaran Logistik, Pelindo Perkuat Layanan di Pelabuhan Ciwandan

    Dukung Kelancaran Logistik, Pelindo Perkuat Layanan di Pelabuhan Ciwandan

    Kinerja Operasional IPC TPK Tetap Terjaga Baik

    Kinerja Operasional IPC TPK Tetap Terjaga Baik

    Dari Kuala Tanjung, CMA CGM Buka Rute ke China Selatan

    Dari Kuala Tanjung, CMA CGM Buka Rute ke China Selatan

    Operasional Kijing Dipercepat, INSA Tak Bisa Paksa Kapal Harus Kesana

    Operasional Kijing Dipercepat, INSA Tak Bisa Paksa Kapal Harus Kesana

    Tanjung Emas Makin Padat, Antrean Kapal Mulai Berkurang

    10 Pelabuhan Tersibuk, Indonesia Tak Termasuk ?

    DPRD Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

    DPRD Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

    Tanjung Emas Makin Padat, Antrean Kapal Mulai Berkurang

    Tanjung Emas Makin Padat, Antrean Kapal Mulai Berkurang

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

  • Port
    Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun, Dukung Fiskal Nasional

    Pelindo Petikemas Setor Rp1,73 Triliun, Dukung Fiskal Nasional

    Tuas, Megaport Singapura Serba Otomatis

    Tuas, Megaport Singapura Serba Otomatis

    Dukung Kelancaran Logistik, Pelindo Perkuat Layanan di Pelabuhan Ciwandan

    Dukung Kelancaran Logistik, Pelindo Perkuat Layanan di Pelabuhan Ciwandan

    Kinerja Operasional IPC TPK Tetap Terjaga Baik

    Kinerja Operasional IPC TPK Tetap Terjaga Baik

    Dari Kuala Tanjung, CMA CGM Buka Rute ke China Selatan

    Dari Kuala Tanjung, CMA CGM Buka Rute ke China Selatan

    Operasional Kijing Dipercepat, INSA Tak Bisa Paksa Kapal Harus Kesana

    Operasional Kijing Dipercepat, INSA Tak Bisa Paksa Kapal Harus Kesana

    Tanjung Emas Makin Padat, Antrean Kapal Mulai Berkurang

    10 Pelabuhan Tersibuk, Indonesia Tak Termasuk ?

    DPRD Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

    DPRD Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

    Tanjung Emas Makin Padat, Antrean Kapal Mulai Berkurang

    Tanjung Emas Makin Padat, Antrean Kapal Mulai Berkurang

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Merak-Bakauheni Sudah Kelebihan Kapal, Perlu Tambah Dermaga

oceanweek by oceanweek
November 20, 2025
in Berita Lain, Uncategorized
Merak-Bakauheni Sudah Kelebihan Kapal, Perlu Tambah Dermaga
379
SHARES
2.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) menyampaikan apresiasi atas inisiatif Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang meresmikan optimalisasi angkutan logistik melalui kereta api dan pengoperasian kapal Ro-Ro rute Ciwandan – Panjang.

“Setiap upaya untuk memperkuat efisiensi logistik nasional pada prinsipnya sangat kami dukung,” ujar Khoiri Soetomo, Ketua Umum DPP Gapasdap kepada Ocean Week, Jumat pagi menanggapi peresmian kapal RoRo rute Ciwandan-Panjang, oleh AHY baru-baru ini.

Menjawab pertanyaan, kenapa RoRo yang diresmikan AHY itu tak melewati Merak, Khoiri menyatakan bahwa sekarang ini Kapasitas Dermaga Merak–Bakauheni Sangat Terbatas. Di Pelabuhan Merak, jumlah dermaga yang tersedia saat ini sudah jauh di bawah kebutuhan.

“Kapal yang beroperasi ada sekitar 70 unit, tetapi karena terbatasnya jumlah dermaga, hanya sekitar 28 kapal yang bisa beroperasi per hari. Ini menyebabkan antrean jadwal, kapal menganggur menunggu giliran, dan menurunnya efisiensi operasional,” katanya sedikit mengeluhkan kondisi itu.

PT Dharma Lautan Utama.

Selain itu, menurut Khoiri Soetomo, kondisinya Over-Supply Kapal & Under-Supply Dermaga. Perizinan kapal baru terus keluar, sementara penambahan dermaga nyaris tidak pernah terjadi.

“GAPASDAP sudah dua kali menyampaikan surat resmi meminta moratorium perizinan kapal sampai infrastruktur dermaga memadai, namun belum terealisasi,” ungkapnya yang juga pernah disampaikan dalam Rakernas Gapasdap beberapa bulan lalu.

Dia juga menyampaikan bahwa Dermaga Merak Saat Ini Fokus pada Lalu Lintas Penumpang dan Kendaraan Umum untuk menghindari kemacetan panjang, penumpukan kendaraan, dan risiko keselamatan. Karena itu, sebagian arus logistik memang diarahkan ke alternatif pelabuhan seperti Ciwandan saat hari hari libur.

Menurut Khoiri, penggunaan pelabuhan Ciwandan adalah Solusi Sementara. “Dari perspektif jangka pendek, pemanfaatan Ciwandan–Panjang dapat membantu mengurangi beban Merak dan menjaga kelancaran arus barang,” ungkapnya.

Tetapi, tambahnya, solusi jangka panjang tetap membutuhkan, Penambahan dermaga Merak–Bakauheni, Investasi APBN dalam infrastruktur penyeberangan, Sinkronisasi perencanaan antara pertumbuhan armada dan ketersediaan dermaga.

Intinya, jelas Khoiri Soetomo, rute Ciwandan–Panjang bukan karena Merak tidak ingin digunakan, tetapi karena Merak sudah sangat penuh, sementara pembangunan dermaga baru tertinggal jauh dari pertumbuhan kebutuhan dan jumlah kapal yang sudah beroperasi.

“Kami berharap momentum ini juga menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur penyeberangan harus mendapat prioritas setara dengan pembangunan jalan tol, sehingga ekosistem logistik nasional dapat benar-benar efisien dari hulu ke hilir,” ujar Khoiri berharap.

Kapal Berlebih

Sementara itu, Ketua Bidang Usaha dan Pentarifan DPP Gapasdap, Rakhmatika Ardianto, juga menyampaikan bahwa permasalahan utama di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni bukan terletak pada kekurangan jumlah kapal. Namun pada jumlah dermaga yang terbatas.

Rakhmatika juga menyatakan kalau saat ini jumlah kapal yang telah memiliki izin operasi di lintas Merak-Bakauheni sudah berlebih.

“Tapi karena keterbatasan jumlah dermaga, dalam praktiknya kapal-kapal Merak-Bakauheni tidak dapat beroperasi secara optimal,” ujarnya.

Menurut dia, dari total kapal yang memiliki izin operasi di lintas Merak-Bakauheni, dalam satu bulan rata-rata kapal hanya dapat beroperasi kurang dari 30. Selebihnya harus menunggu giliran untuk mendapatkan jadwal.

Gapasdap menilai kebijakan penambahan izin kapal pada kondisi dermaga yang terbatas perlu dikaji ulang secara menyeluruh, agar tidak menimbulkan distorsi iklim usaha, penurunan kualitas pelayanan, serta risiko terhadap keselamatan pelayaran.

“Dengan kondisi dermaga yang terbatas, penambahan kapal baru justru tidak akan menambah kapasitas angkut. Sebaliknya, hal tersebut akan mengurangi kapasitas angkut atau kesempatan beroperasi kapal-kapal eksisting yang sudah memiliki izin. Jika izin operasi kapal terus ditambah tanpa penambahan dermaga, maka waktu operasi setiap kapal akan semakin berkurang,” keluhnya.

Menurut dia, secara perhitungan usaha, setiap penambahan satu izin operasi kapal baru di lintas seperti Merak-Bakauheni, seolah-olah menuntut adanya kenaikan tarif sekitar 3 persen.

Hal ini karena operator kapal tetap menanggung biaya tetap (fixed cost) seperti gaji awak, perawatan kapal, asuransi, dan lain-lain, walaupun kapal sering tidak beroperasi akibat menunggu giliran operasi.

Mencermati kondisi tersebut, DPP Gapasdap mendorong pemerintah untuk konsisten melaksanakan moratorium perizinan di beberapa lintas penyeberangan yang sebelumnya sudah pernah disampaikan, terutama pada lintas yang jumlah dermaganya sangat kurang.

“Gapasdap meminta agar tidak ada penambahan izin kapal baru. Pemerintah terlebih dahulu harus menambah jumlah dermaga pada lintas-lintas strategis. Tujuannya agar kapal-kapal yang saat ini banyak menunggu giliran bisa dioptimalkan operasinya,” tegas Rakhmatika.

Secara lebih rinci, Gapasdap mengusulkan kebutuhan penambahan dermaga sebagai berikut:

  • Lintas Merak–Bakauheni: penambahan 3 pasang dermaga,
  • Lintas Ketapang–Gilimanuk: penambahan 3 pasang dermaga,
  • Lintas Padangbai–Lembar: penambahan 2 pasang dermaga,
  • Lintas Tanjung Api-Api–Tanjung Kelian: penambahan 1 pasang dermaga.

“Untuk lintas Merak–Bakauheni secara khusus, setiap penambahan 1 pasang dermaga diperkirakan akan menambah kapasitas angkut sekitar 15 persen,” jelasnya.

Di sisi lain, lanjutnya, operator kapal tetap diharuskan memenuhi standar pelayanan minimum yang diatur dalam PM 62 Tahun 2019 tentang standar pelayanan minimum.

“Artinya, pengusaha wajib menjaga standar keselamatan, kenyamanan, dan kualitas pelayanan sesuai ketentuan pemerintah,” ujar Rakhmatika.

Namun, kata dia, bahwa berdasarkan perhitungan formulasi tarif sesuai PM 66 Tahun 2019, tarif yang berlaku saat ini masih tertinggal sekitar 31,8 persen dari perhitungan HPP.

“Dengan adanya gap tarif sekitar 31,8 persen tersebut, operator berada dalam posisi yang semakin sulit. Di satu sisi wajib memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan, di sisi lain pendapatan tidak sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan,” jelas Rakhmatika dikutip dari beritajatim.com.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dikhawatirkan berpotensi mendorong terjadinya pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 17 tentang Pelayaran, apabila operator tidak mampu lagi memenuhi seluruh ketentuan keselamatan dan pelayanan karena keterbatasan finansial. (**/ow)

Previous Post

PT MUSTIKA ALAM MUSTIKA

Next Post

Untuk Nataru, Kapal-kapal di Batulicin Aman

Next Post
Untuk Nataru, Kapal-kapal di Batulicin Aman

Untuk Nataru, Kapal-kapal di Batulicin Aman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6294 shares
    Share 2518 Tweet 1574
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5460 shares
    Share 2184 Tweet 1365
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4540 shares
    Share 1816 Tweet 1135
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4235 shares
    Share 1694 Tweet 1059
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3911 shares
    Share 1564 Tweet 978

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

May 27, 2026
JICT Salurkan 40 Hewan Korban ke Warga Sekitar

JICT Salurkan 40 Hewan Korban ke Warga Sekitar

May 27, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.