PEMERINTAH SAR Hong Kong akan segera mengungkap peta jalan ESG untuk industri logistik lokal sebagai respons terhadap tren global yang mempromosikan prinsip-prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG), kata Sekretaris Transportasi dan Logistik Mable Chan.
Pejabat pemerintah tersebut mengatakan peta jalan ini bertujuan untuk membantu perusahaan logistik skala kecil dan menengah dalam menerapkan praktik ESG secara sistematis untuk memenuhi standar internasional, meningkatkan daya saing industri logistik secara keseluruhan, dan memperkuat posisi terdepan Hong Kong sebagai pusat logistik internasional.
Chan menunjukkan bahwa Komite Keuangan Dewan Legislatif telah menyetujui lebih dari HKD200 juta (US$25,7 juta) dalam pendanaan untuk mempercepat pembentukan “Sistem Komunitas Pelabuhan” pada akhir tahun.
Sistem ini akan menghubungkan sektor pengiriman, pelabuhan, logistik, dan perdagangan kota melalui berbagi informasi, kata Chan.
Sistem ini juga akan memungkinkan pelacakan barang secara real-time oleh semua pihak, memutus fragmentasi informasi saat ini, dan menciptakan kondisi untuk integrasi yang lancar dengan pelabuhan lain, sehingga meningkatkan daya saing internasional pelabuhan Hong Kong, imbuhnya.
Chan mengemukakan bahwa Hong Kong memiliki tiga keunggulan dalam logistik, khususnya dalam menangani barang bernilai tinggi, yaitu bakat, teknologi, dan geografi, yang memberikan dukungan kuat bagi pengembangan industri pelayaran Hong Kong.
Dia yakin bahwa dengan memanfaatkan keunggulan Hong Kong untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas, industri pelayaran dan logistik Hong Kong dapat membuat kemajuan yang stabil dan menemukan titik pertumbuhan baru. (**/scn)





























