Sebuah kapal kargo menabrak jembatan di atas Sungai Pearl di Guangzhou, China selatan pada Kamis (22/2) pagi. Dua orang tewas dan tiga lainnya masih hilang, sementara seorang kru juga terluka.
Investigasi awal menemukan bahwa lima kendaraan termasuk satu sepeda motor berada di jembatan Lixinsha di Distrik Kota Nansha ketika ditabrak oleh kapal kosong, sehingga merusak strukturnya.
Dua kendaraan terjun ke sungai, sementara tiga lainnya mendarat di kapal yang terjepit di bawah lubang menganga.
Perusahaan bus Guangzhou sebelumnya mengatakan bahwa salah satu pengemudinya sendirian di dalam kendaraannya ketika kendaraan tersebut jatuh dari jembatan. Sejauh ini belum diketahui apakah dia termasuk di antara korban jiwa.
Kapten kapal kargo yang sedang dalam perjalanan ke Nansha dari Distrik Nanhai di Foshan telah ditangkap, menurut laporan Beijing News yang mengutip perwakilan legislatif nasional setempat.
Biro urusan maritim Guangzhou menyebut tabrakan itu mengakibatkan lima kendaraan yang berada di jembatan, termasuk sepeda motor, jatuh ke dalam air atau masuk ke kapal di bawahnya.
“Dua orang berhasil diselamatkan, dua meninggal dunia, satu anggota kru terluka, dan tiga orang masih hilang,” demikian keterangan biro tersebut.
Rekaman CCTV menunjukkan personel penyelamat menggunakan perahu melintasi jalur air menuju jembatan itu.
Kapal patroli lainnya tampak menyalakan lampu saat mengitari lokasi kejadian.
Biro maritim menyebut saat ini penyelidikan sedang dilakukan. Tim penyelamat juga disebut melakukan upaya penuh untuk mencari korban yang masih hilang.
Pemilik kapal saat ini sudah di bawah kendali pihak berwenang.
Pekerjaan untuk memperkuat jembatan, yang menghubungkan Guangzhou ke kota-kota Greater Bay Area (GBA) lainnya seperti Zhongshan dan Shenzhen, dimulai pada tahun 2022 karena masalah keamanan. Namun departemen transportasi kota melaporkan penundaan berulang kali, sehingga memperpanjang tenggat penyelesaian pekerjaan anti-tabrakan dan penguatan dari Agustus 2022 ke bulan yang sama tahun ini.
Nansha di ujung selatan kota di Provinsi Guangdong dipandang sebagai zona kunci untuk pengembangan teknologi di GBA, skema pemerintah untuk mengintegrasikan 11 kota di Tiongkok selatan menjadi kekuatan ekonomi.
Dewan Negara meluncurkan rencana pada tahun 2022 untuk mengubah distrik tersebut menjadi pusat inovasi dan kerja sama teknologi GBA pada tahun 2035.
Berdasarkan rencana tersebut, Nansha akan menjadi pusat kerja sama ilmiah dengan Hong Kong dan Makau.
Pemerintah pusat juga berjanji untuk mendukung kolaborasi antara lembaga penelitian daratan dan Hong Kong, dengan Universitas Sains dan Teknologi membuka kampusnya di Guangzhou di distrik tersebut pada tahun yang sama. (**)





























