Jalan di seputar terminal penumpang tampak macet dan semrawut, setiap kapal Kelud milik PT Pelni sandar di dermaga Bandar Deli Belawan untuk menurunkan dan menaikkan penumpang.
Problem ini sudah dikeluhkan masyarakat, namun pengelola pelabuhan Belawan (Pelindo regional 1 Belawan) terkesan tak peduli dengan hal itu.
Wartawan Ocean Week yang mengkonfirmasi hal tersebut kepada GM Pelindo Belawan, tak pernah ditanggapi. Bahkan beberapa kali di WhatsApp juga tak membalas.
Salah satu Pemuka masyarakat asal Belawan M. Adenan Noor kepada Ocean Week mengaku jika macet di jalan depan terminal penumpang di Belawan sudah bukan hal baru. “Tapi kami sebagai masyarakat sudah menginformasikan masalah ini ke pengelola, tak ada tanggapan,” ujarnya.
Mestinya saat dilakukan perpindahan Terminal Penumpang dari Pelabuhan Terminal Ujung Baru ke Bandar Deli Gudang Garam Belawan lama sudah diperhitungkan. “Tapi kok malah jadi macet, bagaimana Pelindo (Pelindo Belawan),” ungkapnya sembari bertanya.
Semestinya penataan untuk di terminal penumpang ini sudah dilakukan Pelindo Belawan. Mulai dari gedung terminal, Alur dan draf kapal, serta lokasi Parkir kendaraan penjemput dan Pengantar penumpang sudah di rencanakan secara baik.
“Tapi ini malah jadi semrawut dan macet,” katanya lagi.
Adenan juga menyayangkan ketidak-teraturan dalam perparkiran pengantar penumpang dan penjemput. Padahal bisa menggunakan gedung terminal Car, karena berkapasitas 1.000 kendaraan.
“Pertanyaan nya apakah ini karena pihak Pelindo Regional 1 Belawan kurang peka terhadap problem kemacetan tersebut. Padahal ada juga petugas yang ditempatkan tugasnya disitu,” katanya.
Masyarakat berharap GM Pelindo Regional 1 Belawan bisa peduli untuk mengatasi masalah kemacetan tersebut. (rat /ow) .































