Komoditi batubara menjadi pasar terbesar yang digarap oleh PTP Jambi. Sekitar 800.000 ton pada tahun 2022, perseroan berhasil menggarap komoditi batubara dibongkar muat melalui dermaga conveyor yang dioperasikan oleh PTP Jambi.
“Tahun 2023 ini, kami ditarget sebesar 1,178,263 ton. Sekarang dari Januari-Maret 2023 sudah tercapai 380,852 ton. Kami optimis bisa tercapai,” kata Romi Hasbeni, Branch Manager PTP Jambi, kepada wartawan, di kantornya, pelabuhan Talang Duku, Jambi, Selasa (4/4).
Romi juga bercerita, dulu di tahun 2018 throughput batubara bisa mencapai 2,5 juta ton. “Tapi, karena banyaknya TUKS di sekitar Talang Duku (sekitar 20 TUKS), kegiatan komoditi batubara tersebar, dan kami (PTP Jambi) hanya mengerjakan sebagian besar,” ujarnya.
Makanya, kami terus melakukan strategi dengan bekerjasama dengan TUKS untuk bisa meraih pasar batubara yang ada di tempat lain, bisa kembali masuk ke PTP Jambi.
“Kami menawarkan kepada mereka untuk kecepatan layanan bongkar muat. Lalu mengalihkan angkutan batubara dari darat ke sungai. Mudah-mudahan ini dapat menarik pasar ke sini. Selain itu, juga melakukan standarisasi pelayanan sehingga diharapkan bisa menarik pelayaran masuk. Dan ini ternyata menarik pelayaran, sudah ada satu yang masuk kesini membongkar muatan semen,” ungkapnya dibenarkan Finan Syaifullah (SM Sekretaris PTP).
Memang, kata Romi, saat ini ada kendala untuk penanganan batubara, mengingat adanya pembatasan truk-truk pengangkut batubara tak diperbolehkan lagi jalan, karena kegiatan ini membuat kemacetan di wilayah Talang Duku.
“Karena lewat darat distop, maka mulai Januari 2023, angkutan batubara dilakukan lewat sungai menggunakan tongkang,” kata Romi.
Dulu, Romi menuturkan, truk batubara yang berkegiatan dari 11 ribu dikurangi menjadi 4.000 truk, dan yang ke arah Talang Duku, dan ke PTP Talang Duku hanya 600 truk. Lainnya ke TUKS.

Menurut Romi, biaya lewat darat menggunakan truk lebih mahal dibandingkan menggunakan tongkang. “Lagi pula jarak dengan truk dari tambang seperti sari Sarolango, Tembesi, bisa dua hari, tapi dengan tongkang hanya satu hari,” ujarnya lagi.
Tetapi, pembatasan truk batubara (curah kering) lewat darat justru sangat menguntungkan pelabuhan Talang Duku.
“Kita akan bangun conveyor juga yang bisa crusher (penghancur batubara). Maksudnya batubara bisa dihancurkan dipinggir dermaga sehingga bisa langsung dinaikkan ke kapal. Sekarang masih dalam proses design,” jelasnya.
Romi juga menjelaskan bahwa sekarang fasilitas yang dimiliki oleh PTP Jambi, antara lain ada satu unit conveyor, excavator satu unit, satu unit Wheel Loader, satu dermaga conveyor, dua dermaga jeti manual, 2 Unit Jembatan Timbangan In dan Out, 3 Dermaga Ferocemen, serta 1 Dermaga Pelabuhan Muara Sabak.
PTP Jambi juga sebagai supervisi melakukan layanan curah cair di TUKS.
PTP Branch Jambi juga membuka kemitraan dengan para TUKS untuk kegiatan penanganan batubara, karena perseroan ini memiliki lahan seluas 7 Ha. “Masih ada 10 hektar lagi yang bisa dimanfaatkan, lokasinya ada di area pelabuhan Talang Duku, kami menawarkan itu kepada mereka agar bisa memanfaatkan fasilitas yang kami punya,” kata Romi Hasbeni.
Romi mengaku terus memarket terus menerus ke pasar. Bahkan untuk pelabuhan Muara Sabak juga dipasarkannya.
“Dari Jambi batubara itu ada yang untuk kebutuhan pembangkit listrik, ada yang ke Lampung, ke Semarang,” ucapnya.
Target
Untuk diketahui bahwa target throughput PTP Branch Jambi Tahun 2023 sebesar 1,178.263 MT, dari Realisasi throughput sampai dengan Maret Tahun 2023 sebesar 380.852 MT, naik dibandingkan dengan periode yang sama Maret Tahun 2022 yaitu 215.403 MT tercapai 76,81% diatas realisasi sd Maret 2022.

Peningkatan itu, kata Romi, dikarenakan adanya peningkatan kegiatan Bongkar Muat Batubara di Pelabuhan Talang Duku dan adanya perubahan pola bongkaran hauling yang awalnya hauling menggunakan trucking tetapi sekarang menggunakan tongkang dan ada juga peningkatan pada kegiatan bongkar semen merah putih.
Kegiatan pelayanan Bongkar Muat (BM) barang berjalan dengan baik dengan adanya perencanaan yang baik serta didukung oleh kesiapan peralatan B/M dan kesiapan sumber daya manusia PTP Branch Jambi.
Untuk diketahui bahwa Indonesia memiliki sumber daya dan cadangan batubara yang sangat melimpah, hampir mencapai 143 milliar ton sumberdaya batubara yang dimiliki, dengan cadangan sebesar 38 milliar ton.
Jambi merupakan salah satu provinsi yang memiliki sumber daya batubara, dimana Jumlah Sumber daya dan cadangan batu bara Jambi sendiri adalah sebagai berikut:
• Cadangan: 1,93 miliar ton
• Sumber daya: 5,80 miliar ton
Sumberdaya dan Cadangan tersebut diperhitungkan berdasarkan jumlah Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang tersebar beberapa Kabupaten di Provinsi Jambi, yaitu :
1. Kabupaten Batanghari, sebanyak 24 konsesi,
2. Kabupaten Bungo, sebanyak 30 konsesi,
3. Kabupaten Merangin, sebanyak 9 konsesi,
4. Kabupaten Muara Jambi, sebanyak 15 konsesi,
5. Kabupaten Sarolangun, sebanyak 39 konsesi,
6. Kabupaten Tebo, sebanyak 30 konsesi,
7. Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sebanyak 5 konsesi.
Ke Depan, ujar Romi yakin, PTP dengan fasilitas dermaga conveyor batubara bakal diuntungkan dengan dibangunnya jalan khusus untuk batubara sepanjang 143 km. Untuk tahap pertama sepanjang 77 km dari dusun Mundo ke kilangan, lalu 66 km dari kilangan sampai dengam Lubuk Napal, Selolangun tahap 2 selesai tahun 2024.
“Keberadaan jalan ini nantinya akan memposisikan keberadaan pelabuhan Talang Duku menjadi lebih strategis untuk kegiatan batubara,” kata Romi diiyakan Finan. (**)




























