Galangan kapal PT Dumas Tanjung Perak Shipyard Surabaya masih terus merampungkan pembangunan Kapal tunda KT IPCM Abimanyu V milik PT Jasa Armada Indonesia/JAI Tbk (IDX: IPCM).
Hari Senin pagi (20/3/2023), Ocean Week berkesempatan melihat langsung kondisi kapal tunda Abimanyu di galangan PT Dumas Surabaya, didampingi Wuri Handayani (Deputy Vice President PT JAI), dan Sampe Situmorang (dari Humas PT JAI), serta Bagus (project leader PT Dumas), dan Otto Syailendra (surveyor pengadaan BKI).
Kata Bagus, progres pekerjaan pembangunan kapal tersebut hingga bulan ke-14, telah mencapai 93,36 %, atau masih sesuai jadwal yang direncanakan. “Saat ini, semua material dan equipment sudah on-site (ready) di galangan, dan sekarang sedang dilakukan pemasangan pipa, dan commisioning, electrical pulling cable, serta pekerjaan interior maupun ceiling,” ujar Bagus sembari memperlihatkan KT Abimanyu V yang belum lama ini dilakukan peluncuran.
Sementara itu Otto Syailendra menambahkan bahwa dari pihak BKI tidak ada masalah. Semua sudah dilakukan pemeriksaan untuk sertifikasi. “Kalau menurut info dari pihak Dumas (galangan kapal) proses dock trial diperkirakan bisa dilaksanakan pada akhir April 2023, dan dilanjutkan sea trial di bulan Mei,” katanya.
Capt. Muhammad Iqbal, direktur Armada dan Operasi PT JAI mengatakan, KT Abimanyu V bakal memperkuat operasional perseroan. “Kapal tunda tersebut memiliki daya 2×2200 HP dengan tipe Azimut Stern Driven (ASD),” ungkapnya kepada Ocean Week, Senin siang.
Kapal ini dibangun dengan nilai investasi sebesar Rp68,9 miliar.
Untuk diketahui bahwa kapal tunda Abimanyu V merupakan kapal tunda milik IPCM (PT JAI) kelima yang dibangun sendiri menggunakan dana hasil IPO.

Sehingga sekarang perseroan mengoperasikan total 96 unit armada kapal tunda dan kapal pandu di seluruh wilayah kerjanya.
Pembangunan kapal Abimanyu V dilakukan oleh PT Dumas Tanjung Perak Shipyard dengan melibatkan pihak Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dalam pengawasan dan pembangunan kapal.
“Pembangunan kapal tunda Abimanyu V ini merupakan wujud komitmen yang tinggi dari IPCM untuk senantiasa mengutamakan service excellent kepada customer. Serta bentuk komitmen kami dalam mengelola penggunaan dana hasil IPO yang merupakan proyek investasi multiyears,” ujar Shanti Puruhita, direktur utama PT JAI.
Shanti juga mengatakan jika kapal tunda Abimanyu V merupakan sistership dengan empat kapal tunda IPCM sebelumnya yakni, Abimanyu I, II, III dan IV yang telah dioperasikan di berbagai wilayah operasi perseroan.
Kapal Abimanyu V memiliki desain serta konstruksi yang memudahkan pengoperasian, manuver/olah gerak kapal, maintenance dan memiliki draft rendah.
Kapal ini dapat dioperasikan fully escord (pengawalan) untuk kapal-kapal besar. Juga pelayanan bow to bow aman, dan dapat masuk slope kapal besar.
Menurut dia, pada tahun 2023 Perseroan telah menuntaskan pekerjaan pembangunan satu unit kapal tunda dan tiga unit kapal pandu dengan total investasi senilai Rp95,4 miliar.
Adapun tahun 2023 ini, IPCM menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp124,5 miliar.
Dengan penambahan tersebut, Perseroan berharap investasi armada baru ini dapat terus menjaga service level guarantee. Dan service level agreement kepada pengguna jasa Perseroan.
“Perseroan akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan menambah investasi kapal yang dibutuhkan,” kata Shanti. (***)




























