Untuk mewujudkan visi PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI) untuk menjadi pusat keunggulan dan mitra strategis pengembangan bisnis dunia usaha, pada hari Rabu (11 November 2020) telah dilakukan penandatanganan kerja sama kesepakatan bersama dengan Indonesian Maritime Pilots Association (INAMPA), sebuah organisasi profesi perwira pandu maritim di seluruh Indonesia yang menyediakan Tenaga Pengajar Profesional di Bidang Kelautan, Perkapalan, dan Pelayaran yang tersebar di seluruh Indonesia.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Dirut PMLI Chiefy Adi K dan President INAMPA Pasoroan Herman Harianja, bertempat di Kantor PMLI, Bogor, Jawa Barat.
“Tujuan dari kerjasama ke dua belah pihak adalah penyelenggaraan pendidikan dan pembinaan, pelatihan, penelitian dan pengembangan kompetensi SDM bidang kepanduan maritim, kepelabuhanan dan perkapalan,” kata Chiefy kepada Ocean Week, Rabu siang.
Sementara itu, President INAMPA Pasoroan Herman Harianja mengaku bahwa ini menjadi terobosan baru yang dilakukan PMLI. “Kami sambut positif kerjasama ini,” ujarnya.
Chiefy juga menyatakan, salah satu pendorong sebuah negara dikategorikan sebagai negara maju (developed country) adalah Indeks Performansi Logistiknya. Indeks Performansi Logistik sebuah negara tidak akan baik apabila tidak didukung oleh pengelolaan pelabuhan kelas dunia. Pelabuhan kelas dunia juga tidak akan terwujud apabila tidak didahului dengan pelayanan pemanduan dan penundaan kelas dunia.

Letak geografis dengan 1/3 wilayah lautan, menjadikan Indonesia berpotensi untuk menjadi negara yang unggul. Dengan bentangan alam yang berada di garis khatulistiwa membuat indonesia memiliki kekayaan alam yang patut disyukuri.
Belum lagi dengan wilayah laut yang begitu luas, menjadikan Indonesia semakin kaya dengan aneka biota laut yang begitu mempesona.
Dengan wilayah perairan yang begitu luas, bukan tidak mungkin Indonesia di masa depan akan menjadi negara dengan perputaran logistik terbesar di dunia. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat Indonesia dan pemerintah dalam memanfaatkan
wilayah laut dengan didukung SDM yang unggul dalam bidang kemaritiman dan
kepelabuhanan.
Data terakhir yang diambil dari world bank menunjukkan Indonesia berada pada posisi ke-46 di dunia dalam Logistik Performance Index serta urutan ke 4 di wilayah Asia Tenggara yang dipimpin oleh Singapura dan Malaysia. Hal ini tentu harus menjadi pemicu semangat bagi seluruh masyarakat Indonesia terutama para praktisi bidang kepanduan, maritim dan kepelabuhanan untuk terus meningkatkan kompetensi agar dapat mendongkrak posisi indonesia dan bersaing kuat dengan negara-negara
lainnya.
Direktur Utama PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI) Chiefy mengatakan bahwa urgensi dari penandatangan kerjasama ini
sebagai bentuk tanggung jawab putera dan puteri Indonesia untuk memajukan negara dan bangsa sesuai dengan kompetensi dan kemampuan yang dimiliki.
“PT PMLI sebagai lembaga pendidikan bidang kepelabuhanan, maritim dan logistik tentu harus turut andil dalam berkontribusi meningkatkan kompetensi SDM yang akan bermuara pada kemajuan bangsa Indonesia,” ungkapnya.
Selain itu, ujar Chiefy, fungsi pelabuhan tidak hanya sebagai tempat naik turunnya barang yang keluar dan masuk ke Indonesia, lebih dari itu pelabuhan merupakan wajah terdepan bagi negara Indonesia.
Sehingga apabila pelayanan di pelabuhan baik dan maksimal maka sudah bisa dipastikan reputasi Indonesia di mata dunia juga akan baik.
Tentu pelayanan yang prima juga harus didukung oleh kompetensi SDM yang memadai, salahsatunya adalah kepanduan. Tidak mungkin Indonesia akan dipandang dunia jika fungsi dan pelayanan pandu di pelabuhan tidak baik dan maksimal, untuk itulah PT PMLI
menggandeng INAMPA selaku organisasi yang memiliki kapasitas dalam bidang
kepanduan maritim, kepelabuhanan dan perkapalan untuk meningkatkan kompetensi SDM yang handal dan berdaya saing internasional.
Sedangkan Pasoroan Herman Harianja mengemukakan, INAMPA sebagai organisasi profesi perwira pandu maritim di seluruh Indonesia, siap untuk menyediakan Tenaga Pengajar Profesional di Bidang Kelautan, Perkapalan, dan Pelayaran yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dia berharap kerjasama yang terjalin dapat memberikan dampak positif sebagai perwujudan upaya pembangunan negara melalui pendidikan dan pelatihan bidang kepelabuhanan, maritim dan logistik Indonesia. Selain itu juga diharapkan kerjasama ini akan memberikan sumbangsih positif bagi kedua belah pihak. (***)






























