President Indonesian Maritime Pilots Association (INAMPA) atau Asosiasi Pandu Maritim Indonesia Pasoroan Herman Harianja bersama pengurus, mengunjungi kantor cabang Pelni Medan, pada Kamis (27/2).
Kehadiran Herman diterima langsung oleh M Lutfi Israr Sutan (Kepala Cabang Pelni Medan) dengan sangat familiar.
Mereka kemudian saling bertukar informasi seputaran aktivitas pemanduan di Indonesia, khususnya Belawan.
Lutfi mengapresiasi profesionalisme pandu Inampa yang bertugas di pelabuhan Belawan. “Kami melihat kinerja pandu sangat baik, layanan yang diberikan sangat profesional. Kapal Kelud milik Pelni, termasuk salah satu yang memperoleh layanan pandu disini (Belawan),” kata Lufti yang mengaku belum lama bertugas di Belawan.
Dia juga menyatakan kekagumannya dengan terminal penumpang Bandar Deli yang sangat megah yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, termasuk adanya garbarata.
Sementara itu, Pasoroan Herman Harianja, mengungkapkan bahwa sesuai perannya, Pandu merupakan bagian layanan terpenting untuk memberikan guide masuk keluarnya kapal di pelabuhan. “Kami sebagai pandu akan terus berupaya memberi layanan terbaik. Kalau dulu selalu menunggu di jemput, sekarang kami yang jemput bola,” ungkapnya.
Menurut Herman, Pandu harus bisa sebagai duta bangsa, juga tour guide. “Yang tak kalah penting adalah komunikatif serta pro aktif. Di negara Jepang pandu sangatlah dihargai,” katanya.
Herman juga menyatakan, Inampa akan terus melakukan kontribusinya untuk perkembangan kemaritiman nasional. Inampa juga sudah mengikuti kongres IMPA se-Asia Pasifik di tahun 2017, di Bali, dan yang kedua di Australia tahun 2019, dan rencana tahun 2021 akan berlangsung di Mexico. “Jadi pandu Indonesia sudah dipandang di internasional, malahan ada beberapa pandu di pakai oleh negara Asia fasifik,” kata Herman. (rat/ow)































