• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Thursday, April 23, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

  • Port
    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Danantara Kunjungi Teluk Bayur, Dukung Penataan Pelabuhan Muaro Padang

    Danantara Kunjungi Teluk Bayur, Dukung Penataan Pelabuhan Muaro Padang

    Batu Ampar Bertransformasi Jadi Pelabuhan Modern

    Batu Ampar Bertransformasi Jadi Pelabuhan Modern

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

  • Port
    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Danantara Kunjungi Teluk Bayur, Dukung Penataan Pelabuhan Muaro Padang

    Danantara Kunjungi Teluk Bayur, Dukung Penataan Pelabuhan Muaro Padang

    Batu Ampar Bertransformasi Jadi Pelabuhan Modern

    Batu Ampar Bertransformasi Jadi Pelabuhan Modern

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Port

Melongok Hub Port Global di Indonesia

oceanweek by oceanweek
August 22, 2019
in Port
Melongok Hub Port Global di Indonesia
368
SHARES
2.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pengembangan sektor kepelabuhanan merupakan salah satu kebijakan utama pemerintah saat ini untuk mendorong peningkatan konektivitas dan mengurangi ketergantungan Indonesia atas pelabuhan Singapura dalam hal transshipment kargo ekspor. Sampai saat ini mayoritas kargo ekspor Indonesia harus melalui Singapura sebelum terkirim ke negara tujuan akhir.

Sebagai strategi, pemerintah berencana mengembangkan tujuh hub pelabuhan sebagai tempat rute sandar kapal tol laut dan konsolidator untuk barang ekspor Indonesia ke luar negeri. Meliputi pelabuhan Belawan/Kuala Tanjung (Sumatra Utara), Tanjung Priok (DKI Jakarta), Kijing (Kalimantan Barat), Tanjung Perak (Jawa Timur), Makassar (Sulawesi Selatan), Bitung (Sulawesi Utara), dan Sorong (Papua Barat).

Untuk mengakselerasi rencana ini, pemerintah berencana membangun kawasan industri terintegrasi sebagai pendorong pertumbuhan pelabuhan sehingga memiliki muatan kargo yang cukup. Selain itu, dengan keseragaman tarif dan pelayanan dari Pelabuhan Indonesia (Pelindo I-IV), diharapkan muncul lebih banyak jalur pelayaran langsung (direct call) dari pelabuhan-pelabuhan di Indonesia ke luar negeri.

Sinkronisasi pembangunan pelabuhan dengan infrastruktur pendukung memang menjadi salah satu kunci utama. Lee (2019) pada studinya di Transport Policy menekankan bahwa pelabuhan harus mengelola dan menyeimbangkan tiga pilar jangka panjang, yaitu kemakmuran ekonomi, kesejahteraan sosial, dan kualitas lingkungan. Di Malaysia, Chen dan Lee (2015) pada studinya di The Asian Journal of Shipping and Logistics menekankan tantangan yang dihadapi pelabuhan umumnya berkaitan dengan integrasi terhadap infrastruktur pendukung.

TPK Makassar. (ist)

Pertanyaan selanjutnya adalah benarkah pengembangan hub internasional ini secara efektif akan meningkatkan frekuensi direct call? Apakah secara efektif mengurangi ketergantungan akan transshipment di Singapura atau bahkan bisa menyaingi? Jawabannya memang cukup kompleks.

Prinsip dasar pengembangan pelabuhan mengikuti arus perdagangan (ports follow trade). Dengan demikian kesinambungan kargo menjadi kunci utama. Sebagaimana diketahui bahwa saat ini perdagangan domestik di Indonesia masih diwarnai oleh ketidakseimbangan kargo dari Jawa ke luar Jawa. Ketidakseimbangan ini menyebabkan ongkos logistik lebih mahal karena operator pelayaran harus mengantisipasi kargo kosong pada rute balik ke Jawa.

Masih tertinggal

Berdasarkan statistik perdagangan antar wilayah oleh BPS (2018), dari tujuh hub ini, dua di antaranya berada provinsi dengan ketidakseimbangan neraca perdagangan cukup besar. Misalnya, nilai barang yang keluar dari provinsi Sulawesi Utara adalah Rp 1 triliun sementara nilai barang masuk Rp 9 triliun. Sementara di Papua Barat nilai barang keluar Rp 3,3 triliun dibandingkan dengan nilai barang masuk cuma Rp 651 miliar. Ini mengindikasikan ketidakseimbangan volume kargo dari barang yang keluar masuk di pelabuhan utama di provinsi tersebut. Tidak semua arus barang masuk via jalur pelabuhan laut.

Sebaliknya, pelabuhan Makassar bisa mendatangkan pelayaran langsung (direct call) ke China tanpa melalui Singapura yang dioperasikan oleh SITC Shipping line. Kargo dari Makassar dan Sulawesi Selatan (perikanan, granit dan seaweed) cukup kuat menyokong kargo kedatangan dari China yang terdiri dari marmer- furnitur, barang kristal dan kelontong.

TPS Surabaya. (ist)

Tujuan kedua berkaitan dengan pengurangan ketergantungan transshipment di Singapura nampaknya masih memerlukan proses yang cukup panjang. Perpindahan Main-Line Operators (MLO) dari pelabuhan yang sudah matured ke pelabuhan baru membutuhkan switching cost yang cukup mahal. Lantaran Singapura secara historis menikmati first mover advantage dari lokasinya menjadi pusat perdagangan dunia.

Sebagai perbandingan, pada 2018 jumlah kargo petikemas di Singapura sebesar 36,6 juta TEUs, naik 9% dari jumlah sebelumnya sebesar 34 juta TEUs pada 2017. Sementara total kargo keseluruhan sebesar 630 juta ton.

Sebaliknya, realisasi volume keluar masuk (throughput) petikemas di wilayah Indonesia Barat yang dikelola Pelindo II di 10 provinsi dan 12 pelabuhan utama, masih menunjukkan angka yang cukup jauh dibandingkan Singapura. Total realisasi throughput sebesar 57 juta ton dan 6,9 juta TEUs petikemas sampai dengan 2017.

Lebih dari itu, integrasi horisontal yang sudah terbentuk antara otoritas pelabuhan dan MLO utama dunia turut menyebabkan perpindahan ini semakin sulit. Misalnya antara Maesrk-line dan Port Klang di Malaysia. Port Singapore Authority (PSA) memiliki kerjasama dengan banyak MLO utama dunia seperti One, PIL, MSC, COSCO dan CGM. Beberapa pelabuhan dan MLO besar juga membuat global shipping business network (GSBN) dengan memperkenalkan blockchain-based open platform. Jadi, mengambil pasar MLO dunia membutuhkan strategi yang cukup kompleks lebih dari sekadar pembangunan pelabuhan laut semata.

Selain itu, posisi geografis juga lebih menguntungkan pelabuhan di semenanjung Malaka (Malaysia dan Singapura) dibandingkan Jakarta dan Surabaya sebagai dua pelabuhan terbesar di Indonesia. Keputusan MLO untuk berlabuh di Indonesia juga harus memperhitungkan diversion cost karena dua pelabuhan Indonesia tersebut relatif terpisah dari jalur perdagangan global yang menghubungkan Asia dan negara lain. Setiap diversion ke Jakarta butuh sekitar 3,5 hari yang memiliki konsekuensi terhadap besaran charter hire dan biaya operasi.

Efisiensi dari operator pelabuhan juga menjadi salah satu kunci utama. Berdasarkan laporan keuangan pada tahun 2017, margin laba sebelum pajak dari IPC berkisar pada rasio 21%-29% epanjang 2015-2017. Sebagai pembanding, Bloomberg Intelligence mencatat bahwa rata-rata profit margin untuk peers pelabuhan di Asia sebesar 33%-39% pada tahun yang sama. Produktivitas pelabuhan (berth productivity) di Tanjung Priok sekitar 50 petikemas hingga 70 petikemas per jam per kapal sudah sangat bagus.

Namun masih berjarak dengan beberapa port besar Asia, seperti Jaber Ali (138), Tianjin (125), Yokohama (105) dan Xiamen (90). Ini menggambarkan masih perlunya efisiensi agar pelabuhan di Indonesia bisa on-par dengan pelabuhan terbaik di Asia.

Sebagai penutup, jika bersaing merebut pasar transshipment masih cukup jauh untuk dicapai, pemerintah perlu mengembangkan kargo domestik yang kuat baik untuk tujuan perdagangan dalam negeri maupun ekspor. Hal ini dilakukan dengan menetapkan industri strategis yang memiliki competitive advantage di setiap hub pelabuhan. Dengan pengelolaan yang mandiri sejak bahan baku sampai barang jadi di kawasan industri tersebut diharapkan akan tercapai biaya produksi dan biaya logistik yang termurah sehingga barang Indonesia memiliki daya saing baik di pasar domestik maupun di pasar global. (Penulis, Ibrahim Kholilul Rohman dan Keliek Pudjiasmoro,
Samudera Indonesia Reseach Inivitative. Sumber Kontan/***)

Previous Post

Crane yang Dibeli Adipurusa Dihantam Badai Taiphon

Next Post

Menhub Tugasi Pelindo III Selesaikan Tol Laut Indonesia Timur

Next Post
Menhub Tugasi Pelindo III Selesaikan Tol Laut Indonesia Timur

Menhub Tugasi Pelindo III Selesaikan Tol Laut Indonesia Timur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6289 shares
    Share 2516 Tweet 1572
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5452 shares
    Share 2181 Tweet 1363
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4538 shares
    Share 1815 Tweet 1135
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4222 shares
    Share 1689 Tweet 1056
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3903 shares
    Share 1561 Tweet 976

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

PTP Nonpetikemas Perkuat Rantai Pasok dan Ekspor Komoditas Kalbar

PTP Nonpetikemas Perkuat Rantai Pasok dan Ekspor Komoditas Kalbar

April 22, 2026

KBS Akan Dorong Hilirisasi Baja

April 22, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.