Lima kapal nelayan terbakar di dekat Pelabuhan Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), Senin sore (17/9). Suara ledakan sangat keras terdengar beberapa dari kapal, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Pemadam kebakaran yang datang dibantu warga berusaha memadamkan api yang tampak membasar dari kapal yang penuh muatan itu. Sejumlah kapal harus dievakuasi karena khawatir api akan menjalar ke kapal lainnya.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pekalongan Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ferry Sandy Sitepu menyatakan, musibah kebakaran itu bermula dari salah satu awak kapal yang melakukan pengelasan di badan salah satu kapal. Tiba-tiba api menyambar kayu dan bahan bakar sehingga membakar seluruh isi kapal. Api lalu merembet ke kapal lainnya hingga menghanguskan lima kapal.
Sementara itu Muhammad Rizal, salah satu pemilik kapal mengungkapkan, saat terjadi kebakaran, para pekerja dan awak kapal berhamburan keluar karena api sudah membesar. Kebakaran cepat merembet akibat tiupan angin yang kencang dan badan kapal dari kayu, ditambah muatan solar di masing-masing kapal.
Sejumlah pemilik kapal masih berusaha mengevakuasi atau menarik kapal yang berdekatan dengan lima kapal yang terbakar tersebut. ”Alhamdulillah kapal saya selamat. Satu kapal dengan isinya bisa sampai Rp9 miliar. Seperti kapal saya karena ada muatannya bisa mencapai Rp12 miliar,” kata Rizal sedih. (****)




























