Direktur utama PT Pelindo (Persero) Arif Suhartono mengatakan bahwa perseroan berencana melakukan pemangkasan 62 anak usahanya menjadi 39 perusahaan saja. Targetnya, tahun 2025 sudah rampung.
Meski begitu, Arif Suhartono berjanji tidak ada pengurangan dan pengurangan penghasilan bagi semua karyawan.
Menurut Arif, pemangkasan anak usaha teraebut sebagai upaya pengelompokan bisnis. Sebab, ada anak usaha yang bergerak di beberapa aspek bisnis.
“Ada 62 anak usaha under Pelindo I, II, III, IV yang digabung dan secara bertahap akan kami jadikan 39 dan ini pengelompokan suatu bisnis. Kadang-kadang ada satu entitas dia itu bergerak di beberapa aspek ada peti kemas, non kemas, ada logistik,” katanya di Jakarta, Selasa (10/10).
Kata Arif, secara perlahan kita copot-copot. “Tentu saja karena ini BUMN, ada satu hal yang kami promise kepada karyawan tidak ada rasionalisasi dan tidak ada pengurangan penghasilan, kita jaga,” ungkapnya.
Arif juga mengatakan, komunikasi kepada pekerja terus dilakukan. “Proses pemangkasan anak usaha ini ditargetkan rampung tahun 2025. Bahkan kemungkinan lebih cepat sedikit,” ujarnya.
Seperti diketahui bahwa PT Pelindo I, II, III, IV dimerger menjadi satu Pelindo pada 1 Oktober dua tahun lalu. Dengan penggabungan ini, ada 62 anak usahanya.
Kemudian Pelindo mengelompokkan jenis usahanya ke dalam 4 Subholding yakni SPTP, SPMT, SPJL, dan SPJM. (**)




























