PT Pertamina International Shipping (PIS) kembali menambah armada kapal tanker secara agresif selama 4 tahun terakhir. PIS mencatat ada tambahan sebanyak 11 armada sejak 2019 hingga September 2023. Kini total armada kapal milik PIS berjumlah 97 kapal.
Keempat kapal itu adalah kapal VLCC Pertamina Pride dan Pertamina Prime (2021). Lalu kapal VLGC Pertamina Gas Amaryllis (2023), Kapal Medium Tanker/MT: MT Pangalengan (2019), MT Panjang (2019), MT Pangrango (2019), PIS Precious (2019), PIS Sumatera (2023), dan Small Gas Carrier: Gas Antasena (2023), PIS Prolific (2023), dan Small Chemical Tanker : PIS Mahakam (2023).
Dalam rilisnya, Corporate Secretary PIS Muh Aryomekka Firdaus mengatakan penambahan armada kapal sebagai upaya untuk memperkuat distribusi energi, ketahanan energi nasional, serta ekspansi perusahaan di pasar global untuk market non captive. PIS ditargetkan memiliki 130 armada kapal tanker hingga 2025.
“Dari 11 armada kapal tersebut, dua di antaranya adalah kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina Pride dan Pertamina Prime yang dibangun secara mandiri dan peresmiannya disaksikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada awal tahun 2021 lalu,” kata Aryomekka.
Menurut Aryomekka, kedua kapal VLCC itu masuk dalam daftar kapal terbesar dunia dan sudah beroperasi sejak tahun 2021. Kedua armada tersebut juga sudah berlabuh di beberapa negara.
Selain itu, PIS juga menambah deretan kapal raksasanya dengan akuisisi kapal Very Large Gas Carrier (VLGC) Pertamina Gas Amaryllis di awal tahun 2023. Kapal VLGC tersebut merupakan kapal gas ramah lingkungan terbesar dunia.
“Kapal Pertamina Gas Amaryllis merupakan kapal tanker dual fuel yang pertama dimiliki Indonesia, dan merupakan wujud komitmen PIS dalam mendukung program transisi energi pemerintah,” ungkapnya.
Penambahan armada kapal tanker ini, sejalan dengan amanat Menteri BUMN Erick Thohir untuk Go Global. Di mana armada-armada baru PIS juga didorong bisa memenuhi standar Internasional agar bisa berlayar di mancanegara. Mengingat, saat ini kapal-kapal PIS tercatat telah berlayar di 26 rute internasional. (***)






























