Kinerja Belawan International Container Terminal (BICT) menunjukkan pertumbuhan yang positif pada triwulan I tahun 2018. Peningkatan itu dapat terlihat pada trafik kunjungan kapal ke terminal itu, baik dalam call maupun GRT (Gross Tonage).
Data mencatat, realisasi trafik kunjungan kapal selama triwulan I/2018 mencapai 139 call, meningkat 5,30% dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya 132 call. Peningkatan tersebut juga terjadi untuk GRT yang tercatat 631.049 GRT, meningkat 16,71% dibandingkan pencapaian tahun lalu sebesar 540.690 GRT.
“Volume bongkar muat juga menunjukkan pertumbuhan positif,” kata GM Bict, Aris Zulkarnain didampingi Asmen Hukum & Humas Teungku Irfansyah, kepada pers, di Belawan.
Menurut catatan hingga triwulan I/2018, realisasi bongkar muat petikemas eksport dan import mencapai sebesar 106.129 box, meningkat sebesar 17,18% dibandingkan volume bongkar muat pada periode yang sama tahun lalu sebesar 90.567 box.
Demikian juga realisai bongkar muat berdasarkan ukuran petikemas dalam TEUs terjadi peningkatan, pada triwulan I/2018 sebesar 134.136 TEUs, meningkat sebesar 17.16% dibandingkan tahun lalu yang mencapai 114.483 TEUs.
Arus barang ekspor impor yang menggunakan petikemas juga mengalami peningkatan. Tercatat sebesar 1.915.615 ton, atau tumbuh hingga 7,18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1.787.158 ton.
Peningkatan itu karena komoditi seperti chemical, palm oil, karet, pupuk, makanan ternak dan besi sebagai komoditi unggulan yang diekspor dan diimport melalui Belawan International Container Terminal.
“Guna memberikan pelayanan yang prima kepada pengguna jasa, Belawan International Container Terminal telah melakukan digitalisasi pelabuhan dengan penerapan pelayanan receiving dan delivery secara online. Penerapan pelayanan delivery online di BICT telah diterapkan sejak 1 November 2016 dan pelayanan receiving online sejak 1 Maret 2017,” kata Aris.
Menurut dia, penerapan sistem receiving dan delivery online merupakan solusi untuk memudahkan para pengguna jasa dalam melakukan permohonan dokumen pelayanan receiving dan delivery tanpa harus datang ke kantor BICT. “Untuk melakukan permintaan pelayanan ekspor atau impor, cukup mengakses website ibs.pelindo1.co.id untuk memproses permohonan receiving dan delivery, serta mencetak invoice, receiving card, dan Surat Pengeluaran Petikemas (SP2) melalui website tersebut tanpa harus melampirkan dokumen apapun karena data booking dan DO telah dikirim secara online oleh pelayaran atau container operator, serta dokumen SPPB yang diterima secara online dari TPS online Bea Cukai,” ungkapnya.
Melalui peningkatan kualitas layanan secara terus menerus dan peningkatan kualitas serta etos kerja dari SDM yang ada di BICT, pertumbuhan positif trafik kunjungan kapal dan petikemas juga diikuti pertumbuhan kinerja operasional secara signifikan.
“Saat ini, produktivitas bongkar muat petikemas di BICT mencapai rata-rata 51,74 B/S/H (Box/Ship/Hour) dan Turn Round Time (TRT) Kapal rata-rata 1,71 hari/kapal,” ujar Aris Zulkarnain.
Dermaga BICT, saat ini dilengkapi 6 unit Container Crane, 11 Unit Transtainer, 3 Unit Reach Stacker, 1 Unit Side Loader dan 20 Unit Head Truck, 20 unit Terminal Tractor beserta chasis. “Kesiapan peralatan untuk digunakan pada kegiatan bongkar muat merupakan faktor penting dalam memberikan kecepatan dan kepuasan terhadap pelayanan bongkar muat petikemas yang dilakukan BICT,” tambah Aris. (rat/ow)




























