Kepala KPLP Tanjunguban Samsu Rizal menyatakan, tug boat (TB) Charly tenggelam di perairan Pulau Ngenang Bintan, Kepulauan Riau pada Jumat (18/1) petang. Kapal bermuatan 250 ton BBM jenis Bio Solar tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi.
“Kecelakaan itu berawal ketika TB Charly berlayar dari Tanjung Uban menuju Guntung Kepri, bermuatan bio solar 250 ton milik perusahaan industri di Pulau Burung. Bersyukur kelima crew kapal selamat,” kata Samsu Rizal dalam rilisnya.
Menurut Samsu Rizal, sesuai keterangan Mardiman, Nakhoda kapal, bahwa dalam perjalanannya, kapal dihantam gelombang sekitar 4 meter. Akibatnya, palka buritan TB. Charly dipenuhi air, sehingga air mengalir masuk ke dalam kapal dengan cepat.
“Para crew kapal mengambil tindakan untuk memompa dengan Pompa Robin, pompa mesin lampu, pompa mesin induk , tetapi air begitu cepat masuk ke kapal, dan akahirnya menenggelamkan kapal pada posisi 1 00 753 N – 104 11 857 E,” ungkapnya.
Beruntung, pada saat terjadi musibah tersebut, ada tug boad (TB) Berkat melintas, dan menolongnya. Kelima crew kapal TB Charly, yakni Nahkoda Mardiman, Riski, Andi, Sudir dan Indah dapat diselamatkan.
Saat ini TB Charly berada di pelabuhan pangkalan KPLP Tanjung Uban dengan kondisi penuh air, menunggu evakuasi dari pihak perusahaan. (**)




























