Tarif AS akan mengurangi volume kontainer Amerika Utara secara drastis tahun depan, sementara pengiriman kapal dan peralihan rute diperkirakan akan menekan tarif angkutan hingga tahun 2028, demikian dilaporkan surat kabar Maeil Business Newspaper di Seoul.
Menurut Korea Maritime Development Corporation, Maritime Strategies International (MSI) yang berbasis di Inggris memperkirakan volume kargo Amerika Utara akan turun 7,8 persen pada tahun 2026 menjadi 20,96 juta TEU, turun dari 22,74 juta TEU tahun ini.
MSI memproyeksikan pemulihan yang moderat pada tahun 2027 dan 2028, dengan pertumbuhan masing-masing sebesar 4,5 persen dan 2,3 persen.
Volume Eropa diperkirakan akan tumbuh secara stabil, naik 2,1 persen pada tahun 2026 dan 2,5 persen pada tahun 2027, seiring dengan peralihan kargo dari rute-rute AS yang bertarif tinggi.
Tarif angkutan diperkirakan akan menurun. Tarif rute Eropa diperkirakan turun dari US$2.418 per TEU tahun ini menjadi US$1.011 pada tahun 2028.
Tarif Amerika Utara akan turun dari US$3.502 per TEU menjadi US$2.010 pada periode yang sama.
MSI mengaitkan penurunan tarif ini dengan peningkatan pengiriman kapal, dengan kapasitas baru mencapai 3,4 juta TEU pada tahun 2028.
Pembukaan kembali Terusan Suez yang diperkirakan juga akan meningkatkan pasokan dan mengurangi waktu transit. Porsi impor Tiongkok dari AS dari Timur Jauh turun 10 persen antara Januari dan Mei, mencerminkan dampak tarif. MSI mengatakan pergeseran ini sudah terlihat dalam data perdagangan. (**/scn)






























