• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Saturday, April 18, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

  • Port
    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Danantara Kunjungi Teluk Bayur, Dukung Penataan Pelabuhan Muaro Padang

    Danantara Kunjungi Teluk Bayur, Dukung Penataan Pelabuhan Muaro Padang

    Batu Ampar Bertransformasi Jadi Pelabuhan Modern

    Batu Ampar Bertransformasi Jadi Pelabuhan Modern

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

  • Port
    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Danantara Kunjungi Teluk Bayur, Dukung Penataan Pelabuhan Muaro Padang

    Danantara Kunjungi Teluk Bayur, Dukung Penataan Pelabuhan Muaro Padang

    Batu Ampar Bertransformasi Jadi Pelabuhan Modern

    Batu Ampar Bertransformasi Jadi Pelabuhan Modern

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTERNATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Subsidi Rp 700 M Lebih Digelontorkan, Siapa Menikmati Manfaat Tol Laut

oceanweek by oceanweek
November 14, 2018
in Berita Lain, Uncategorized
Subsidi Rp 700 M Lebih Digelontorkan, Siapa Menikmati Manfaat Tol Laut
376
SHARES
2.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sekitar Rp 780 miliar lebih pemerintah (Kemenhub) menggelontorkan subsidi untuk kepentingan program tol laut dalam dua tahun terakhir, yakni di 2017 sebesar Rp 335.051.237.000, dan Rp 447.628.808.000 pada 2018.

Pada 2017, subsidi sebesar itu untuk 13 trayek dengan 13 kapal. Tujuh trayek merupakan penugasan, dan 6 rute dikerjakan pelayaran swasta, menyinggahi 40 pelabuhan. Sedangkan di tahun 2018, anggaran subsidi tol laut tersebut untuk 15 trayek, 19 kapal, terdiri dari 8 penugasan, dan 7 trayek digarap swasta, dan menyinggahi 3 pelabuhan pangkal, 3 pelabuhan transhipment, dan 55 pelabuhan singgah.

Anggota Komisi V DPR RI Abubakar Wasahua berharap agar subsidi tol laut itu dapat diberdayakan dan dimanfaatkan sesuai dengan harapan pemerintah maupun semua kalangan.

Meski pemerintah (kemenhub) mengklaim, dengan tol laut harga barang di Indonesia Timur dapat ditekan, dan sudah hampir sama dengan di pulau Jawa, namun tetap perlu ada evaluasi terkait dengan subsidi tol laut yang hingga saat ini dinilainya tidak memberi dampak signifikan terhadap masyarakat. Karena harga barang di masyarakat masih cukup tinggi. “Harus kita evaluasi mengenai asas manfaatnya,” ungkapnya.

Penasihat INSA Sunarto menyatakan, semestinya ada publikasi terhadap siapa sebenarnya penerima subsidi dan pemberi subsidi, sehingga masyarakat awam dapat menghitung dan mengetahui akan asas manfaatnya untuk apa. “Selama ini masyarakat awam kan nggak tau, subsidi tol laut itu untuk apa, dan manfaatnya untuk siapa,” ujarnya bertanya.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi VI Bambang Haryo Soekartono juga menyoroti mengenai tol laut ini. Bambang menyatakan bahwa program tol laut yang telah menghabiskan uang sangat besar ini dinilainya hanya menguntungkan para pedagang saja, karena sebenarnya rute-rute yang dilayari kapal tol laut selama ini, banyak yang sudah dijalankan oleh pelayaran swasta. “Artinya tanpa subsidi tol laut, banyak perusahaan pelayaran yang sudah lebih dulu berlayar di wilayah tersebut,” ungkapnya.

Dia juga mengkritik mekanisme perdagangan logistik yang dilepas ke mekanisme pasar. “Itu menyebabkan harga barangnya sama saja dengan barang yang dijual melalui pengiriman non-tol laut. Akhirnya manfaat dari pada tol laut ini tidak ada untuk rakyat, padahal menggunakan uang rakyat,” ujarnya.

Bambang menyarankan supaya pemerintah membuat trayek tol laut yang tidak memasuki jalur komersial. Tol laut lebih diharapkan untuk jalur-jalur perintisan yang tidak dilalui kapal-kapal swasta.

Selain itu, pemerintah harus memiliki target muatan yang diangkut, seperti tidak boleh kurang dari 80%. “Minimal 80% maksimal 100%, kalau tidak bisa sesuai target ya tutup saja. Karena tidak ada manfaatnya,” tegasnya.

Bambang juga meminta supaya harga semua komoditas yang melalui tol laut terus dipantau oleh pemerintah dengan tujuan untuk mengurangi disparitas harga.

Ketua ALFI Manokwari dan NTT, Obet kepada Ocean Week mengungkapkan bahwa tol laut belum signifikan memberi dampak terhadap masyarakat, mengingat harga barang masih mahal. Namun, Obet mengakui kalau barang yang dijual di wilayah dekat pelabuhan, memang turun. “Tapi, kalau sudah agak jauh dari pelabuhan, harga semaunya pedagang,” ungkapnya.

Obet berharap, subsidi tidak hanya untuk angkutan barang di laut saja, tetapi bagaimana angkutan lanjutan barang itu di darat juga mendapat subsidi, sehingga di laut maupun di darat sama-sama mendapat subsidi.

Pengamat maritim nasional, Asmari Herry mengatakan, dulu ada pola angkutan yang dinamai RLS (reguler liner services). Pelayaran diberikan kesempatan untuk memasuki ke wilayah di negeri ini dengan aturan yang dibuat oleh pemerintah.

Misalnya, salah satu pelayaran memasuki wilayah ‘gemuk’ dengan berapa kapal yang dimiliki perusahaan pelayaran itu, tapi mereka juga diwajibkan memasuki ke wilayah perintis, sehingga barang pun sampai ke pelosok tanah air. “Jadi rute gemuk itu mensubsidi ke daerah perintis, dan pemerintah nggak perlu keluar uang atau subsidi, dan dulu bisa jalan,” kata Asmari.

Asmari berharap, subsidi tol laut tersebut benar-benar dapat memberi manfaat bagi masyarakat. “Diharapkan subsidi tol laut tidak mubazir, dan hanya menguntungkan segelintir saja,” ungkapnya.

Evaluasi Terus

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, Capt. Wisnu Handoko menyatakan, pemerintah (Kementerian Perhubungan) memastikan saat ini terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tol laut.  “Evaluasi tol laut terus dilakukan baik dari sisi ketepatan jadwal, keandalan sarana prasarana pendukung di pelabuhan, konektivitas, biaya-biaya, efektivitas dan efisiensi penggunaan ruang muat untuk muatan berangkat dan muatan balik, dan sebagainya,” katanya.

Capt. Wisnu Handoko (pakai jaket hitam) saat memberi keterangan kepada wartawan di pelabuhan Priok. (ow)
Evaluasi, ujarnya, juga dilakukan terhadap dampak pelaksanaan program tol laut. Hal itu terutama terhadap disparitas harga barang kebutuhan pokok dan barang yang penting.
“Perbaikan akan dilakukan untuk mewujudkan tujuan penyelenggaraan program tol laut. Tentu untuk menjangkau dan mendistribusikan logistik ke daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (T3P). Paling tidak tol laut menjadi upaya untuk menjamin ketersediaan barang. Begitu juga dengan mengurangi disparitas harga untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.
Memang, Capt. Wisnu mengakui jika saat ini masih ada keluhan mengenai rendahnya tingkat keterisian balik dari kawasan timur Indonesia (KTI). Untuk itu, pemerintah terus mendorong para kepala daerah dan pelaku pasar, terutama di kawasan timur Indonesia untuk mengirimkan hasil industri dan potensi unggulan daerah melalui program tol laut. Langkah-langkah tersebut meliputi upaya pengadaan reefer container sebanyak 40 unit untuk muatan balik mengangkut ikan.
Wisnu menyatakan, pemerintah juga mengupayakan mekanisme pemberian potongan biaya angkut untuk muatan balik. Diskon ini untuk lima unit dry container dan lima unit reefer container pertama yang di-booking.  (rid/**)
Previous Post

Terminal Penumpang Modern Tanjung Balai Asahan

Next Post

TPS SURABAYA

Next Post

TPS SURABAYA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6288 shares
    Share 2515 Tweet 1572
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5452 shares
    Share 2181 Tweet 1363
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4537 shares
    Share 1815 Tweet 1134
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4219 shares
    Share 1688 Tweet 1055
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3902 shares
    Share 1561 Tweet 976

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

Evaluasi Angkutan Lebaran Bali, Kemenhub Dorong Optimalisasi Buffer Zone & Pelabuhan Alternatif

Evaluasi Angkutan Lebaran Bali, Kemenhub Dorong Optimalisasi Buffer Zone & Pelabuhan Alternatif

April 17, 2026
TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

April 17, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.