Organisasi Purnabhakti pelabuhan Indonesia (OPPI) menggelar Munas I, di PMLI, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/9).
Salah satu agenda Munas adalah memilih ketua umum OPPI, karena mundurnya Hari Sutanto sebagai ketua umum.
Hadir pada kesempatan itu antara lain, Herman Prayitno, Abdullah Syaefudin, Jarwo Surjanto, Hari Sutanto (semuanya mantan Dirut Pelindo), dan para pensiunan BUMN tersebut.
Suasana Munas I OPPI tampak meriah, mereka bernostalgia antara satu dengan lainnya, mengenang masa-masa mudanya saat masih aktif sebagai pegawai Pelindo.
Berjoget, bernyanyi dengan ceria, seakan lupa jika usia mereka tak muda lagi.
Tepat sehabis makan siang, rehat untuk sholat, pemilihan ketua umum pun dimulai. Ada tiga kandidat calon yakni Riman S. Duyo, Dalsaf Usman dan Zumarzen Marzuki.
Melalui pemilihan secara langsung, akhirnya Riman terpilih menjadi ketua umum OPPI menggantikan Hari Sutanto.
Riman mengalahkan dua kandidat tersebut, dengan mengantongi 49 suara dari total 78 suara. Sedangkan Dalsaf memperoleh 28 suara dan Marzuki hanya mendapatkan 1 suara.
Ketua Umum OPPI terpilih untuk periode 2024-2027 Riman S Duyo berjanji akan memperjuangkan kepemilikan saham bagi pensiunan PT Pelabuhan Indonesia pada perusahaan negara tersebut.
Dalam kesempatan memberikan sambutan, Riman berjanji untuk merealisasikan apa yang menjadi visi dan misinya yang disampaikan dalam pemaparan sebelum pemilihan. “Visi kami adalah peningkatan kesejahteraan melalui peningkatan pendapatan para pensiunan,” katanya.
Menurut dia, hal itu bisa dicapai dengan beberapa program, dua di antaranya yakni dengan kepemilikan saham di Pelindo serta dengan pembentukan badan usaha. “Kami akan melobi ke kementerian dan direksi Pelindo agar kita (pensiunan) diberikan saham di Pelindo. Kalau dapat 1,5%, apalagi kalau sampai 2,5%,” ungkapnya.
“Kita juga akan berupaya mendirikan usaha dimana kepemilikannya tidak hanya pensiunan tetapi juga dari Pelindo,” jelasnya.
Dalam mewujudkan mimpi tersebut, Riman juga mendukung gagasan penggabungan dua organisasi pensiunan Pelindo yakni OPPI itu sendiri dengan P3I (persatuan pensiunan pelabuhan Indonesia).
Sementara itu, Hari Sutanto, menyampaikan bahwa percepatan Munas OPPI dilakukan untuk menjawab tantangan-tantangan yang ada. “Diperlukan energi baru yang bisa mengakselerasi program-program yang ada sesuai dengan perkembangan jaman,” katanya.
“OPPI berbeda dengan mainstream. Kita malah percepat, tidak seperti biasanya yang malah memperlambat,” ujar Hari.
Sejumlah pensiunan yang ditanyai, sehubungan terpilihnya Riman, berharap agar apa yang menjadi keinginan para pensiunan yakni lebih sejahtera bisa diwujudkan oleh kepemimpinan Riman. (***)






























