Perusahaan asal Hongkong ELL Environmental Holdings Limited, sebuah perusahaan yang bergerak dalam usaha konstruksi pelabuhan, petikemas, dan pembangkit tenaga listrik, menyatakan tertarik berinvestasi di pelabuhan Jambi dengan nilai sebesar Rp 7 triliun.
“Kami tertarik untuk investasi pelabuhan di Provinsi Jambi, dengan nilai investrasi Rp 7 triliun, di Kawasan Ujung Jabung,” kata perwakilan dari ELL Environmental Hodings Limited, Tommy Fahrizal saat betemu Gubernur Jambi DR H. Fachrori Umar, di Kantor Penghubung Daerah Provinsi Jambi, di Jakarta, Rabu (8/5).
Gubernur Jambi bertemu perusahaan asal Hongkong itu, usai menghadiri pembukaan Gelar Batik Nusantara ke-11 tahun 2019, di JCC.
Menanggapi keinginan ELL Environmental tersebut, Gubernur Jambi Fachrori Umar, menyambut baik niat ELL Environmental Holdings Limited berinvestasi di pelabuhan Jambi.
“Kami berharap akan ada tindak lanjut dari pertemuan ini. Jika nanti niat ELL Environmental Holdings Limited terwujud, maka kelestarian lingkungan harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala bidang Promosi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pemerintah Provinsi Jambi, Katamso menyatakan, pertemuan awal ini akan ditindaklanjuti dengan seluruh OPD terkait.
Menurut Katamso, Pemerintah Pusat sangat mendukung pembangunan Ujung Jabung. “67% ekspor Provinsi Jambi dilakukan melalui pelabuhan di luar Jambi, karena pelabuhan yang ada di Provinsi Jambi sekarang ini (Pelabuhan Talang Duku, Muara Sabak, dan Kuala Tungkal) masih merupakan pelabuhan pengumpan, belum ada pelabuhan utama,” katanya. (***)






























