• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Thursday, January 22, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Buka Layanan Surabaya-Nava Sheva Setiap Minggu

    Cosco Buka Layanan Surabaya-Nava Sheva Setiap Minggu

    Eastern Pacific Shipping Pesan 16 Kapal, Kapasitas 6.000 TEU

    Eastern Pacific Shipping Pesan 16 Kapal, Kapasitas 6.000 TEU

  • Port
    TPK Banjarmasin Fokus Tingkatkan Produktivitas Bongkar Muat

    TPK Banjarmasin Fokus Tingkatkan Produktivitas Bongkar Muat

    Shanghai Tangani 55 Juta TEUs, Singapura 44,66 Juta TEUs

    Shanghai Tangani 55 Juta TEUs, Singapura 44,66 Juta TEUs

    TPK Perawang Tembus 150.010 TEUs, Ambon Capai 112.502 TEUs

    TPK Perawang Tembus 150.010 TEUs, Ambon Capai 112.502 TEUs

    TPK Koja Tambah 1 QCC Baru, Diharapkan Dapat Meningkatkan Kinerjanya

    TPK Koja Tambah 1 QCC Baru, Diharapkan Dapat Meningkatkan Kinerjanya

    Tiga RTG di TPK Kupang Terkendala, Tapi Operasional Tetap Berjalan

    Tiga RTG di TPK Kupang Terkendala, Tapi Operasional Tetap Berjalan

    JICT Komit Dengan Layanan Kepelabuhanan Berkelanjutan

    JICT Komit Dengan Layanan Kepelabuhanan Berkelanjutan

    Pelabuhan Baai Sudah Kembali Normal, Alur Masih Terus Dikeruk

    Kegiatan di Pulau Baai Bengkulu Sudah Normal Lagi

    Teluk Lamong Resmikan Integrated Planning & Control serta Green Shelter Waiting Area

    Teluk Lamong Resmikan Integrated Planning & Control serta Green Shelter Waiting Area

    Pembangunan Pelabuhan Wanam Untuk Ketahanan Energi

    Pembangunan Pelabuhan Wanam Untuk Ketahanan Energi

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JICT

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Buka Layanan Surabaya-Nava Sheva Setiap Minggu

    Cosco Buka Layanan Surabaya-Nava Sheva Setiap Minggu

    Eastern Pacific Shipping Pesan 16 Kapal, Kapasitas 6.000 TEU

    Eastern Pacific Shipping Pesan 16 Kapal, Kapasitas 6.000 TEU

  • Port
    TPK Banjarmasin Fokus Tingkatkan Produktivitas Bongkar Muat

    TPK Banjarmasin Fokus Tingkatkan Produktivitas Bongkar Muat

    Shanghai Tangani 55 Juta TEUs, Singapura 44,66 Juta TEUs

    Shanghai Tangani 55 Juta TEUs, Singapura 44,66 Juta TEUs

    TPK Perawang Tembus 150.010 TEUs, Ambon Capai 112.502 TEUs

    TPK Perawang Tembus 150.010 TEUs, Ambon Capai 112.502 TEUs

    TPK Koja Tambah 1 QCC Baru, Diharapkan Dapat Meningkatkan Kinerjanya

    TPK Koja Tambah 1 QCC Baru, Diharapkan Dapat Meningkatkan Kinerjanya

    Tiga RTG di TPK Kupang Terkendala, Tapi Operasional Tetap Berjalan

    Tiga RTG di TPK Kupang Terkendala, Tapi Operasional Tetap Berjalan

    JICT Komit Dengan Layanan Kepelabuhanan Berkelanjutan

    JICT Komit Dengan Layanan Kepelabuhanan Berkelanjutan

    Pelabuhan Baai Sudah Kembali Normal, Alur Masih Terus Dikeruk

    Kegiatan di Pulau Baai Bengkulu Sudah Normal Lagi

    Teluk Lamong Resmikan Integrated Planning & Control serta Green Shelter Waiting Area

    Teluk Lamong Resmikan Integrated Planning & Control serta Green Shelter Waiting Area

    Pembangunan Pelabuhan Wanam Untuk Ketahanan Energi

    Pembangunan Pelabuhan Wanam Untuk Ketahanan Energi

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JICT

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Perlukah Dievaluasi, Peraturan Menhub yang Rawan Bermasalah

oceanweek by oceanweek
October 29, 2018
in Berita Lain, Uncategorized
Kemenhub Diminta segera Keluarkan Aturan Teknis Kelayakan Petikemas
395
SHARES
2.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Implementasi Peraturan Menteri (PM) Perhubungan yang sampai sekarang masih dinilai memunculkan perdebatan di kalangan dunia usaha kepelabuhanan, antara lain PM 152 tahun 2016 tentang penyelenggaraan dan pengusahaan Bongkar Muat Barang dari dan ke Kapal di Pelabuhan. Lalu PM 53 tahun 2018 tentang Kelaikan Peti Kemas dan Berat Kotor Peti Kemas Terverifikasi (VGM).

Kemudian ada juga PM 25 tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perhubungan No.PM 116 tahun 2016 tentang Pemindahan Barang yang Melewati Batas Waktu Penumpukan (Long Stay) di Pelabuhan Utama Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak, dan Makassar.

Kalangan usaha meminta supaya Kemenhub melakukan evaluasi kembali terhadap peraturan-peraturan tersebut, karena mereka (dunia usaha) menyatakan dirugikan atas keluarnya kebijakan Kemenhub itu.

PM 152/2016 misalnya, kalangan usaha PBM, terutama yang berkegiatan di pelabuhan di luar Jakarta, memprotes keras terhadap pemberlakuan PM 152 tersebut. Sebab, menurut pengurus APBMI di daerah, PM 152 tersebut berpotensi mematikan usaha PBM, dan semakin menguatkan Pelindo untuk bermain di sektor bongkar muat.

Sebagai bentuk perlawanan dari PBM, melalui APBMI telah melayangkan surat kepada Menhub, dan pihak terkait untuk mengevaluasi PM 152 tersebut. Ketika APBMI Rakernas di Makassar, belum lama ini, mereka juga minta supaya PM 152 dibatalkan.

Tetapi, ketika dilaksanakan FGD mengenai 152/2016 di Jakarta beberapa waktu lalu, yang diselenggarakan Ditjen Hubla, belum menghasilkan kesimpulan. Apakah peraturan itu benar-benar akan dievaluasi atau tidak. Karena, sebenarnya setelah terjadi diskusi panjang, ternyata bukan saja PBM yang dianggap menjadi korban, namun juga BUP konsesi non Pelindo.

Direktur BUP Delta di Jawa Timur, Agus Edi menyatakan bahwa pihaknya tidak diperbolehkan melakukan kegiatan bongkar muat di pelabuhannya sendiri. “Kami juga heran, kami yang investasi, kami operator di pelabuhan sediri, kok tidak boleh melakukan kegiatan stevedoring. Kalau begitu, kapan investasi kami kembali,” keluhnya kepada Ocean Week, beberapa waktu lalu.

Capt. Wisnu Handoko, Plt. Direktur Lala Hubla, menyatakan bahwa prinsipnya jika memang perlu ada perubahan di PM 152/2016 mesti tidak saling mematikan. “BUP Pelindo mesti masih memberi kesempatan PBM bekerja di pelabuhan atau Pelndo tak boleh monopoli, tetapi ada juga BUP non Pelindo yang sudah investasi besar untuk membangun infrastruktur pelabuhan baru juga harus diberi kesempatan mengerjakan stevedoring, dan di wilayah ini PBM tak boleh ngotot untuk menang sendiri,” katanya.

Sebenarnya, kalau soal monopoli dalam kegiatan bongkar muat, sebenarnya Pelindo juga tidak seratus persen monopoli. Misalnya di Tanjung Priok, banyak PBM yang bekerja, di Tanjung Emas begitu juga, di Tanjug Perak, dan Belawan pun sama. Lalu di beberapa pelabuhan daerah juga masih ada kesempatan PBM bekerja. Kemungkinan masalahnya hanya pada berapa besaran kontriusi yang harus diberikan PBM kepada Pelindo, dan itu di setiap pelabuhan berbeda besarannya.

Sementara itu, untuk PM 53/2018, ada dua hal yang berbeda. Satu soal kelayakan petikemas yang rencananya baru Januari 2019 diterapkan. Dan satu lagi mengenai VGM, yang sudah diterapkan di sejumlah pelabuhan, seperti Tanjung Priok, Tanjung Perak, dan Tanjung Emas.

Di Tanjung Emas, kata Ketua ALFI Jateng, Ariwibowo, VGM sudah dilaksanakan di terminal petikemas Semarang, atas kesepakatan antara ALFI, INSA, GINSI, dan TPKS. “Untuk pelaksaan ini, kami sepakat menggunakan PT Surveyor Indonesia. Biayanya juga hanya Rp 60 ribu, baik yang 20 feet maupun 40 feet,” katanya kepada Ocean Week.

Sedangkan penerapan VGM di Priok, sempat menuai protes dari Ketua Ginsi Jakarta Capt. Subandi. Menurut dia, sebenarnya VGM tak perlu ada biaya, karena peraturan IMO hanya menyebutkan, Shipper cukup mendeclair berat barang yang dimuat di kontainer. “Boleh bayar kalau ada kelebihan berat, tapi hanya kelebihan beratnya saja yang dibayarkan, bukan dihitung semuanya. Dan mestinya VGM itu bagian dari service terminal,” ungkapnya.

Sementara itu, Capt. Supriyanto, Sekretaris INSA Jaya menyatakan, kalau shipper sudah mendeclare dan beratnya sesuai atau beda masih dalam toleransi, maka shipper tidak bayar biaya penimbangan VGM. “Tapi kalau beratnya beda melebihi toleransi, maka dilakukan penimbangan ulang dab dikeluarkan statement VGM yang baru, ini yang dikenakan bayar. Kenapa bayar, itu sebagai pinalti bahwa deklarasi VGM-nya tidak valid dan harus dikeluarkan sertifikat baru,” ungkapnya.

Menurut Priyanto, untuk shipping line mengacu kepada slogan No VGM no Load, kenapa ini, karena menyangkut kelaiklautan kapal khususnya stabilitas yang sangat terkait dengan akurasi berat masing-masing petikemas yang dimuat keatas kapal.

Untuk PM 53 yang menyoal kelayakan petikemas, para pelaku usaha itu hanya lebih banyak menitik-beratkan pada masalah siapa nantinya yang harus bayar, dan berapa tarifnya.

Cuma, Ketua Umum Asdeki H. Muslan berharap agar kelayakan petikemas tersebut tetap dilaksanakan oleh depo petikemas, karena selama ini depo sudah melakukan itu, dan usaha depo juga sudah siap dengan segalanya.

Sementara untuk PM 25/2017, dinilai dalam pelaksanaannya belum berjalan maksimal, karena masih banyak petikemas menumpuk lama di pelabuhan. Bea Cukai mengaku telah medukung beleid dalam peraturan tersebut, meski petikemas sudah SPPB namun tetap menumpuk di pelabuhan, sebenarnya bukan lagi ranahnya bea cukai, karena itu sudah B to B (bisnis ton bisnis) antara pengelola terminal dengan pemilik barang.

Melihat semua itu, para laku usaha di bidang PBM, pelayaran, maupun yang lain berharap, Kemenhub (Menteri Perhubungan) dapat mengevaluasi kembali kebijakan-kebijakan yang telah dikeluarkannya, sehingga pada saat diimplemetasikan bisa memberi kenyamanan terhadap semua pihak. (***)

Previous Post

PSF, Semakin Memudahkan Pengguna Jasa Pelabuhan

Next Post

RI-Australia Teken MoU Penanggulangan Pencemaran Laut

Next Post
RI-Australia Teken MoU Penanggulangan Pencemaran Laut

RI-Australia Teken MoU Penanggulangan Pencemaran Laut

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6266 shares
    Share 2506 Tweet 1567
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5433 shares
    Share 2173 Tweet 1358
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4528 shares
    Share 1811 Tweet 1132
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4170 shares
    Share 1668 Tweet 1043
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3871 shares
    Share 1548 Tweet 968

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

TPS-ISD Perkuat Konektivitas Industri Kelapa Indonesia Timur

TPS-ISD Perkuat Konektivitas Industri Kelapa Indonesia Timur

January 22, 2026
Saat Nataru, Pelni Berhasil Layani 542.339 Penumpang

Saat Nataru, Pelni Berhasil Layani 542.339 Penumpang

January 22, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In