sebanyak 6.387.852 pupuk urea masuk dan dibongkar di dermaga 104 pelabuhan Ujung Baru Belawan. Pupuk yang dimuat kapal Mochtar Prabu Mangkunegara tersebut berasal dari Palembang tujuan PT Pusri Belawan, Sumatera Utara.
Menurut Jhony Utama, Manajer PBM yang menghandle pembongkaran komoditi itu, diperkirakan selesai dalam waktu 3 hari. “Karena cuaca bagus jadi bisa tepat waktu, apalagi menggunakan Conveyor, dari kapal ke tempat penimbunan yang berjarak sekitar 250 m berjalan lancar,” ujarnya kepada Ocean Week, di Belawan.
Selain lewat conveyor, sebagian dibantu pula menggunakan crane, terutama untuk menurunkan karung pupuk.
Jhony mengaku bahwa PBM-nya memang sudah sering mengerjakan bongkaran pupuk Pusri. “Paling tida sebulan sekali,” ungkapnya.
Pusri mentargetkan dalam setahun sekitar 120.000 ton pupuk urea masuk ke Belawan untuk kebutuhan Sumatera Utara.
Sementara itu, Mufthi Rahman, Humas Pelindo Belawan mengungkapkan, kegiatan bongkar muat Antar Pulau pada semester awal tahun 2017, tercatat 90.793 ton, turun drastis menjadi 35.092 ton di 2018 periode sama. (rat/ow)






























