Perayaan natal dan tahun baru 2024/2025 (Nataru) tidak berdampak pada jumlah penumpang yang berpergian dengan menggunakan kapal laut.
Kepala Cabang PT. Pelni Tarakan, Anwar Sahibe mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki PT Pelni tercatat justru terjadi penurunan jumlah penumpang di bandingkan natal tahun 2023.
“Terhitung 1 hingga 20 Desember 2024, ada 5.845 penumpang sementara tahun 2023, sepanjang 1 hingga 20 Desember, terdapat 6.212 penumpang,” kata Anwar Sahibe, Rabu (25/12/2024).
Dia mengungkapkan, untuk wilayah Kaltara, Pelni mengoperasikan dua kapal penumpang yakni Lambelu dan Bukit Siguntang dan satu kapal perintis KM Sabuk Nusantara.
“Umumnya sekali perjalanan ada 1500 sampai 1800 penumpang yang diangkut,” katanya dikutip dari Antara.
Sebelumnya di terminal penumpang Semayang Balikpapan Kalimantan Timur, kapal Lambelu milik PT Pelni diberangkatkan pada Minggu malam pukul 09.00 WITA. Kapal ini menurunkan penumpang berjumlah 1.851 orang, dan menaikkan penumpang sebanyak 1041 orang.
Djasman, Kepala Cabang Pelni Balikpapan mengungkapkan bahwa rute kapal Lambelu yang tiba di Semayang pada Minggu malam (22/12), berasal dari Kupang, Maumere, Bau-bau, Makassar, Pare-Pare, dan Balikpapan, kemudian lanjut ke Pantoloan, Tarakan, dan Nunukan.
Kapal Lambelu sandar di dermaga pelabuhan Pelindo, pada jam 19.05 WITA untuk menurunkan dan menaikkan penumpang.
Kata Djasman, pada angkutan kapal laut selama libur Nataru kali ini melalui pelabuhan Semayang Balikpapan cukup kondusif. “Para penumpang kapal itu, sudah ada yang menunggu dari siang hari. Mereka mayoritas mudik ke kampung halaman untuk berkumpul dengan sanak keluarga handai tolan, memanfaatkan libur Nataru ini,” ujar Djasman.
Dia berharap kegiatan angkutan laut selama Nataru melalui pelabuhan Semayang Balikpapan bisa berjalan dengan baik dan lancar.
Sementara itu, ketika Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri Direktorat Lala Hubla, Hasan Sadili melakukan pemantauan Nataru di Balikpapan, suasana dan kondisi pelabuhan Semayang tampak padat oleh para calon penumpang, yang akan menggunakan kapal Lambelu.
Hasan sempat berdialog dengan beberapa calon penumpang. “Rata-rata calon penumpang memanfaatkan libur Nataru untuk pulang kampung,” ujarnya.(***)





























