Pemerintah mestinya tak perlu membangun kapal baru untuk program tol laut, cukup menyerahkan ke swasta nasional, sebab sudah banyak pelayaran domestik yang menjangkau hingga ke daerah di wilayah Indonesia timur.
“Cukup pemerintah (Kemenhub) membuat regulasi yang tepat, menyiapkan pelabuhan, terus mengawasi jalannya tol laut, sehingga subsidi tepat sasaran, tidak perlu bangun kapal baru,” kata Anton Sihombing, anggota komisi V DPR RI kepada Ocean Week, di Jakarta.
Anton juga menyatakan, selama ini sudah banyak pelayaran yang memasuki rute-rute tol laut. “Yang penting angkutan baliknya, ada komoditi yang akan diangkut. Kalau itu bisa dilakukan pasti tol laut berjalan bagus,” ujarnya.
Anton Sihombing juga menyinggung mengenai pelabuhan mana saja di Indonesia yang tepat sebagai hub port internasional maupun hub domestik nya.
“Jika pemerintah serius pasti bisa. Apakah Tanjung Priok atau mana yang tepat sebagai hub,” ungkapnya. (***)




























