PT. Pelayaran Niaga Indonesia (Pelni) cabang Balikpapan, memberangkatkan sedikitnya 900 penumpang dari Pelabuhan Semayang, Kalimantan Timur, tujuan langsung ke Pelabuhan Pantoloan, Palu Sulawesi Tengah. KM Lambelu merupakan kapal komersil pertama yang berani bersandar di Pelabuhan Pantoloan, Palu, pasca gempa Palu 7,4 Skala Richter yang disertai tsunami pada Jumat (28/9) lalu. Mayoritas penumpang kapal ini, tengah mengkhawatirkan kondisi keluarganya yang tak bisa dihubungi melalui telepon.
General Manager PT. Pelni cabang Balikpapan Yohanes mengatakan berdasarkan info yang diterimanya, kapal bisa bersandar di Pelabuhan Pantoloan, Palu. “Kapal bisa sandar, cuman disana dari pelabuhan itu ke Palu kan 30 km, saya nggak tahu aksesnya apa bisa dilalui kendaran roda empat dan roda dua atau gimana, kita belum tahu disana.Tapi kalau disana yang penting sudah tiba di dermaga saja, itu yang terpenting,” kata Yohanes, saat meninjau keberangkatan penumpang naik KM Lambelu, di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Minggu (30/9) siang. (ant/**)






























