• Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Saturday, April 25, 2026
  • Login
Ocean Week
Advertisement
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

  • Port
    Pelabuhan Yos Sudarso Merauke Perlu Dikembangkan, YOR 90 Persen

    Pelabuhan Yos Sudarso Merauke Perlu Dikembangkan, YOR 90 Persen

    Triwulan I, Kinerja Operasional IKT Tumbuh 7,35%

    Triwulan I, Kinerja Operasional IKT Tumbuh 7,35%

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTENATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
    • All
    • Moving Kapal
    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Evergreen Pesan 11 Kapal, COSCO 12 Kapal Kontainer

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    Melintas Selat Hormuz Dipungut Rp 34 M, Iran Batasi Kapal…

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    2026 Masih Prospektif, INSA Berharap Presiden Perhatikan Pelayaran ‘Merah Putih’

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    CMA CGM Resmikan 10 Kapal Raksasa, Akan Diawaki Pelaut Perancis

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    Terminal Teluk Lamong Sambut Service TI1 Indonesia –Thailand

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    MSC Buka Layanan Baru Langsung AS-Afrika

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    Kapal Raksasa Milik Evergreen, Kenapa Belum Masuk Indonesia

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    CMA CGM Menerima Kapal LNG Bahan Bakar Ganda Kapasitas 24.000 TEU

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya  Pelabuhan Baru di AS

    Cosco Tak Akan Ubah Layanan Transpasifiknya, Meski Ada Biaya Pelabuhan Baru di AS

  • Port
    Pelabuhan Yos Sudarso Merauke Perlu Dikembangkan, YOR 90 Persen

    Pelabuhan Yos Sudarso Merauke Perlu Dikembangkan, YOR 90 Persen

    Triwulan I, Kinerja Operasional IKT Tumbuh 7,35%

    Triwulan I, Kinerja Operasional IKT Tumbuh 7,35%

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    TTL – KSOP Perak Kolaborasi Hadirkan EAZI Dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Arus Petikemas Tumbuh, IPC TPK Jambi Tingkatkan Kolaborasi Dengan Stakeholder

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Menhub Resmi Luncurkan Palembang New Port di Tanjung Carat

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    Terminal Kijing Mampu Melayani 15 Kapal Sekaligus, Bobot Kapal 100.000 DWT Bisa

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    IPC TPK Teluk Bayur Tambah Peralatan Bongkar Muat

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Pelabuhan Kijing, PR Berat Dirut Baru Pelindo

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

    Throughput Terminal Kijing Membaik, Terus Nasib Dwikora Bagaimana ?

  • Dockyard
    • All
    • Fasilitas
    • Jadwal
    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Iperindo Gelar Pelatihan SMK3, 27% Perusahaan Galangan Belum Terapkan Keselamatan Kerja

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    Permintaan Pasar Besar, KEK Galangan Kapal Dapat Tingkatkan Daya Saing

    DPR RI Minta Kemenhub Maksimalkan Potensi PNBP

    Dilematis Galangan Kapal Lokal, Hingga Presiden Marah

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    MSC Terima Kapal Raksasa 24 Ribu TEU Keempat Dari Hudong

    Pelabuhan Pare-pare jadi Penyangga Makassar

    INDONESIA KENDARAAN TERMINAL

    Jika Dipanggil Hubla, APBMI Tolak Permenhub 152/2016

    DERMAGA 004 UTARA

    Pelita Samudera Divestasi Aset FLF untuk Beli Kapal

    TPS SURABAYA

    TPK SEMARANG

    TPK PALARAN

  • Jadwal
    • All
    • BICT
    • BJTI
    • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
    • IKT
    • JICT
    • MAL
    • PTP
    • Teluk Lamong
    • TPK Koja
    • TPK Makasar
    • TPK Palaran
    • TPKS Semarang
    • TPS Surabaya

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

    TPK SEMARANG

    TERMINAL TELUK LAMONG

    JAKARTA INTENATIONAL CONTAINER TERMINAL

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    TPK KOJA

    TPS SURABAYA

    PT MUSTIKA ALAM LESTARI

  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News
No Result
View All Result
Ocean Week
No Result
View All Result
Home Berita Lain

Pelayaran Pertanyakan Kebijakan Kemenhub Soal BTKP

oceanweek by oceanweek
April 5, 2019
in Berita Lain
Pelayaran Pertanyakan Kebijakan Kemenhub Soal BTKP
393
SHARES
2.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pelaku Bisnis Kemaritiman dan Logistik bersama para jurnalis melakukan Sharing Session, membahas berbagai kebijakan kemaritiman untuk perbaikan regulasi dan operasional pada sektor Maritim dan Logistik, bertempat di IPC Car Terminal, Kamis (4/4).

Para tokoh yang hadir, antara lain Lukman Ladjoni (penasihat INSA), Theo Rinastowo (Direktur Pelayaran IFL), Capt. Supriyanto (Samudera Indonesia), Chiefy Adi K (Dirut IKT), Banu Amza (palayaran Sayusan Bahari), Ujang Munif (pelayaran Bukit Merapin), Nano (pelayaran Tresnamuda Sejati), Tresna Pardosi (Terminal MAL), Marwoto Sunu (pelayaran Gurita Lintas Samudera), Bambang Subekti (pengamat kemaritiman), Bay M. Hasani (mantan Plt. Dirjen Hubla), serta banyak lagi dari unsur kepelabuhanan.

Dalam diskusi santai tersebut, banyak masalah di sektor kemaritiman yang dilontarkan, terutama regulasi yang dikeluarkan di Kemenhub lewat Ditjen Hubla. Misalnya kebijakan kewajiban bagi kapal menggunakan AIS, lalu kebijakan kelayakan petikemas, jaminan petikemas, keamanan di laut, dan adanya lembaga baru Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP).

Lukman Ladjoni menyatakan, badan yang belum berpengalaman di bidangnya ini menjadi pertanyaan besar. “Apakah BTKP punya SDM dan organisasi yang bisa membantu tugasnya di seluruh Indonesia. Dulu badan ini lebih pada sebagai penguji dan sertifikasi alat-alat Disnav. Dan bagaimana dengan statutoria yang selama ini juga diberikan kepada PT BKI. Ini patut diduga, karena Hubla tak ingin BKI lebih baik lagi,” ungkap Lukman mengkritik.

Masalahnya SK Dirjen Hubla mengenai hal itu, sudah diterbitkan, dan BTKP harus bekerja setelah SK Dirjen Hubla itu terbit tertanggal 20 Maret 2019 lalu. “Pertanyaannya apakah sekarang BTKP sudah melakukan tugas dan fungsinya, bagaimana dengan BKI, apakah masih menerbitkan sertifikat setelah 20 Maret,” tanya Lukman.

Dia menyatakan, dengan adanya BTKP, lalu Ditkapel Hubla dikemanakan, dan apa fungsi Syhabandar. “Itu kan luar biasa, balai yang ada di bawah navigasi dibesarkan, sementara Ditkapel dan Syahbandar dikerdilkan. Ini menyedihkan,” kata Lukman.

Mayoritas pelayaran memang mempertanyakan siapa pelaksana yang mengeluarkan sertifikat. Owner Pelayaran Gurita Lintas Samudera, H. Sunarto kepada Ocean Week mengungkapkan bahwa penerbitan sertifikat tetap dilaksanakan oleh marine inspektur yang ada di KSOP-KSOP di daerah masing-masing, sementara BTKP hanya sebagai koordinator/penanggung jawab. “Saat ini masih masa transisi penyiapan sistem aplikasinya, dan sertifikat tetap dikeluarkan oleh KSOP,” kata Sunarto melalui WA kepada Ocean Week.

Sementara itu, Sekretaris Umum DPP INSA Budhi Halim, melalui telekonferens dengan Capt. Supriyanto menyatakan bahwa INSA terus mengupayakan dan memperjuangkan supaya kebijakan baru ini tidak mengganggu kinerja pelayaran. “Bu Ketum INSA (Carmelita Hartoto-red) sudah membicarakan itu dengan Pak Menhub (Budi Karya Sumadi), nanti hasilnya kita tunggu saja, mudah-mudahan positif,” kata Budhi Halim yang waktu telepon sedang berada di Batam.

Sedangkan Bay M. Hasani menyatakan akan mencoba mencari informasi ke Kemenhub mengenai regulasi baru ini. Dia akan mempertanyakan, apa sebenarnya maksud tujuan dari dikeluarkannya kebijakan baru tersebut.

Positif

Dirut PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) mengapresiasi positif terhadap kegiatan ini. Bahkan Chiefy Adi K, mempersilakan kantornya terbuka untuk digunakan para pelaku bisnis kemaritiman sebagai sarana mendiskusikan problematika di sektor ini.

“Kita semua tidak akan bisa menjadi bagian dari masa depan, kebanggaan dan kebahagiaan Bangsa Indonesia, apabila kita tidak bisa membahagiakan pelanggan kita. Kita pun juga tidak akan bisa membahagiakan pelanggan, apabila kita tidak mampu membahagiakan pegawai kita,” kata  Chiefy.

Salah satu indikator kesuksesan bisnis dalam sebuah ekosistem bisnis adalah sinergi semua pihak yang baik, efektif dan optimal di antara para pelaku bisnis dan stakeholdernya.

Dengan jalinan komunikasi yang kokoh berlandaskan mutual trust, mutual respect dan mutual understanding serta mutual benefit, maka seluruh kebijakan dan regulasi kemaritiman dalam sebuah mata rantai logistik dalam sebuah ekosistem bisnis tidak akan tercampuri oleh personal interest ataupun conflict of interest. Karena pada hakekatnya berbeda peran, berbeda instansi hanya soal kompetensi masing-masing. Namun muara dari tujuan semua peran yang berbeda tersebut adalah berkontribusi yang terbaik sesuai bidangnya untuk menjadi bagian dari masa depan, kebanggaan dan kebahagiaan Bangsa Indonesia.

Para peserta diskusi di kantor IKT.

Sebelum sharing session dimulai seluruh peserta diberikan kesempatan untuk melihat seluruh fasilitas IPCC seperti entertainment room, day care room, achievement showroom, meeting room, ruang musik dan band, fitness room, termasuk #PitStop Cafe IPCC yang rencananya akan dilunching minggu ke-4 bulan April 2019.

Chiefy Adi K, menyatakan, bahwa masukan untuk perbaikan kebijakan dan operasional sektor maritim dan logistik perlu dilakukan secara terstruktur dan bertahap agar seluruh aspirasi dapat tersampaikan dengan tepat sasaran dan tidak menimbulkan kesalahan persepsi dari berbagai pihak, dan yang paling penting applicable, simple, GCG dan membuat semua happy.

Lukman Ladjoni juga menambahkan bahwa regulasi pemerintah harus lebih memudahkan pelaku usaha, baik terkait dengan kejelasan persyaratan yang harus dipenuhi maupun lembaga yang berwenang menerbitkan dan menertibkan.

“Pelaku usaha butuh kepastian regulasi dalam menjalankan bisnisnya,” kata Lukman.

Dalam kesempatan yang sama Theo mengharapkan peram asosiasi dalam melindungi anggotanya serta memperjuangkan aspirasi terhadap sebuah peraturan yang akan diterbitkan oleh pemerintah. Jangan sampai kepentingan anggota tidak terakomodasi.

Capt. Supriyanto menyampaikan, semoga dengan adanya kegiatan ini, mampu menciptakan cahaya terang bagi perkembangan dunia bisnis kemaritiman dan logistik Indonesia, dengan prinsip adil, transparan dan bersih. Momen-momen ini perlu dibuatkan notulen sharing dan berkala untuk dilakukan. (***)

Previous Post

1.000 Ton Beras untuk Tahuna Siap Diangkut Kapal Tol Laut

Next Post

TPS SURABAYA

Next Post

TPS SURABAYA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Populer

  • BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    BYD Kirim 1 Juta Mobil Gunakan Kapal Raksasa Miliknya

    6289 shares
    Share 2516 Tweet 1572
  • KPLP Jadi Otoritas Tunggal Penegakan Peraturan di Laut

    5453 shares
    Share 2181 Tweet 1363
  • Di Kapal TB. Terus Daya 17, 3 ABK Gunakan Ijasah Palsu Ketangkap

    4538 shares
    Share 1815 Tweet 1135
  • Per Januari 2026, Pelaut Tak Bisa Berlayar Jika Tak Miliki Sertifikat BST Dengan Kesehatan Mental

    4223 shares
    Share 1689 Tweet 1056
  • Mantan Direktur Pelindo & Mantan Dirut DPS Ditahan, Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tunda

    3903 shares
    Share 1561 Tweet 976

Follow Us

    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
Facebook Youtube Instagram

Ocean Week adalah bukan informasi maritim yang pertama tetapi yang terbaik, terpercaya dan akurat dikelola oleh PT Multi Media Ocean Indonesia.

Hubungi kami : redaksi@oceanweek.co.id

  • Home
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Categories

  • Alat Berat
  • All
  • Bea Cukai
  • Berita Lain
  • BICT
  • BJTI
  • Bursa
  • Bursa Kapal
  • Depo Kontainer
  • Dockyard
  • DSN PT PRIMA NUR PANURJWAN
  • Fasilitas
  • General Cargo
  • IKT
  • Jadwal
  • Jadwal
  • Jadwal
  • JICT
  • Kapal
  • Kontainer
  • Makasar
  • MAL
  • Medan
  • Moving Kapal
  • Offshores
  • Port
  • PTP
  • Regional
  • Shipping
  • Spare Part
  • Surabaya
  • Teluk Lamong
  • TPK Koja
  • TPK Makasar
  • TPK Palaran
  • TPKS Semarang
  • TPS Surabaya
  • Uncategorized
  • video

Recent News

TPK Kupang Tekankan Keselamatan Sebagai Prioritas Utama

TPK Kupang Tekankan Keselamatan Sebagai Prioritas Utama

April 25, 2026
Penataan Zona Labuh 2, Benarkah Bisa Pangkas Waktu Tunggu Kapal

Penataan Zona Labuh 2, Benarkah Bisa Pangkas Waktu Tunggu Kapal

April 25, 2026

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Shipping
  • Port
  • Dockyard
  • Jadwal
  • Bursa
  • Berita Lain
  • Peraturan
  • Report Your News

© 2018 PT Multi Media Ocean Indonesia.