Sejak resmi beroperasi pada 2 November 2018, Makassar New Port (MNP) telah disandari 400 kapal dan melayani sekitar 10.000 TEUs.
Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Farid Padang saat menerima kunjungan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins, di Kantor Pusat Pelindo IV Makassar, hari Kamis ini (28/11).
Pada kesempatan tersebut, Farid Padang juga memaparkan tentang Perseroan termasuk direct call dan direct export yang sudah dilakukan sejak 5 Desember 2015. Apalagi sejak kehadiran MNP, konsep direct call dan direct export banyak mendapat dukungan pelayaran.
Menurut Farid, kehadiran MNP jelas mendukung kegiatan direct call dan direct export dari Makassar. Dalam melaksanakan kebijakan direct call dan direct export tersebut, PT Pelindo IV bekerjasama dengan perusahaan pelayaran internasional asal Hongkong, SITC.
Kata Farid, direct call dan direct export memiliki manfaat yang cukup besar terutama bagi para pengusaha yang ada di Kawasan Timur Indonesia (KTI). “Kedua kegiatan [direct call dan direct export] ini harus ada di Indonesia Timur karena selama ini selalu terpusat di Jakarta dan Surabaya, sehingga perekonomian daerah di Indonesia Timur bisa meningkat hingga memberi kesejahteraan bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Dia menambahkan, hasil implementasi International Direct Call di Makassar, Pelindo IV terbukti mampu mengurangi waktu ekspor misalnya ke China dari semula 24 hari menjadi hanya 16 hari. Demikian pula ekspor ke Jepang turun menjadi 18 hari dari semula 28 hari. Sementara ke Korea menjadi 17 hari dari semula 26 hari.
“Efisiensi waktu yang signifikan tersebut didapat karena adanya direct call. Dengan begitu dwelling time di Pelabuhan Makassar juga menjadi yang terendah di antara tiga pelabuhan lainnya, yakni Tanjung Priuk, Tanjung Perak dan Belawan,” tegasnya.
Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Pelindo IV dan menyambut baik bilamana ada pembicaraan lebih lanjut untuk kerja sama antara lain kerja sama bidang ekonomi dan Sumber Daya Manusia (SDM).
Dalam kesempatan itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste juga memuji kepiawaian Pelindo IV dalam membina SDM, terlihat dari hubungan antar karyawan yang cukup dekat, hangat namun tetap profesional. Hal itu juga terbukti dengan pembangunan dan program-program yang dilaksanakan Pelindo IV dapat berjalan dengan lancar dan sesuai target.
Sebelum melakukan kunjungan ke Pelindo IV, Owen juga mengunjungi Universitas Hasanuddin Makassar. (ril/**)






























