Dalam rangka memperkuat layanan logistik di Banten, PT Wahana Sentana Baja (WSB), salah satu anak perusahaan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) telah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan salah satu anak usaha PT Samudera Indonesia Tbk yakni PT Samudera Banten Logistik (SBL), bertempat di Gedung SBL, Cilegon, Kamis (12/9).
“Kami melihat pertumbuhan sektor kepelabuhanan di Banten meningkat, melalui kerjasama ini PT WSB dan PT SBL berkomitmen untuk memperkuat pelayanan logistik khususnya di wilayah Banten,” kata Puji Winarto, Direktur Utama PT WSB kepada Ocean Week, di Banten, usai menandatangani MoU.

Sementara itu, Direktur Utama PT KBS, Alugoro Mulyowahyudi mengungkapkan bahwa Samudera Indonesia merupakan perusahaan nasional kelas dunia yang sudah memiliki pengalaman lebih dari 50 tahun, sehingga PT WSB bisa mengambil pengalaman dari Samudera Indonesia Group.
”Dengan adanya kerjasama ini kita bisa saling mengisi kelebihan dan potensi masing-masing perusahaan untuk saling bersinergi dalam mendapatkan order. Di sisi lain, kita akan mendapatkan manfaat jaringan Samudera Indonesia Group untuk memperluas pasar produk Krakatau Steel & Group,” ungkapnya.
Alugoro juga menyatakan, saat ini PT KBS memiliki 4 anak perusahaan dimana keempatnya mendukung dan memperkuat bisnis kepelabuhanan PT KBS. “Kerjasama ini juga dalam rangka memperkuat logistic service PT KBS untuk mewujudkan visinya menjadi Port Centric Integrated Logistics Company yang menerapkan konsep Green & Smart Port,” kata Alugoro.
Seperti diketahui bahwa saat ini PT KBS memiliki empat anak perusahaan yaitu PT Krakatau Argo Logistik yang memiliki bidang usaha handling bahan baku baja, lalu PT Krakatau Jasa Logistik berbasic usaha trucking dan angkutan kargo menggunakan kereta api, kemudian PT Multi Sentana Baja sebagai perusahaan bongkar muat, dan PT Wahana Sentana Baja fokus bisnis di angkutan produk baja.(***)






























