Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas dengan jajaran Kabinet Indonesia Maju dengan topik Penyampaian Program dan Kegiatan di Bidang Kemaritiman dan Investasi, salah satunya membahas isu tol laut.
Dalam rapat terbatas yang digelar di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (30/10), Jokowi mengungkapkan kejengkelannya lantaran proyek tol laut yang justru dikuasai oleh sektor swasta nasional.
“Tapi akhir-akhir ini rute-rute yang ada ini barang-barangnya dikuasai swasta, sehingga harga barang ditentukan perusahaan ini,” kata Jokowi, Rabu (30/10).
Padahal program Tol Laut dilakukan demi menurunkan harga-harga di pulau-pulau di Indonesia. Selama ini harga barang di wilayah pelosok Indonesia terbilang mahal karena arus logistik sulit menjangkaunya.
“Tol Laut itu dibangun untuk menurunkan cost, biaya logistik kita sehingga harga jadi jatuh turun. Tapi kalau dikuasai satu perusahaan munculnya beda lagi, kita memberikan fasilitas untuk dia,” ungkap Presiden.
Jokowi menyatakan telah menerima laporan dari masyarakat hingga kepala daerah bahwa sebenarnya program tol laut itu diapresiasi dan diperlukan.
Jokowi juga menjelaskan bahwa kalau perlu frekuensi dan trayek program Tol Laut ditingkatkan lagi. (dtc/mrdk/**)




























