IPC Terminal Petikemas menerima kunjungan kerja Kementerian Koordinator Maritim & Investasi, serta delegasi Kenya, pada Jumat (12/6), bertempat di ruang Planning dan Control Pelabuhan Tanjung Priok dalam rangka menggali potensi Investasi dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero).
Kunjungan ini merupakan salah satu implementasi dari penguatan kerja sama negara-negara berkembang (Emerging Economies Cooperation) dimana Kenya akan merealisasikan beberapa kerja sama dengan Indonesia pada tahun 2023.
“IPC TPK siap mendukung langkah holding Pelindo dalam memperluas pangsa pasar dan mendorong perkembangan ekonomi Indonesia dengan memastikan kesiapan lapangan dan pelayanan operasi yang optimal,” ujar Guna Mulyana, Direktur Utama IPC TPK dalam keterangan tertulisnya yang diterima Ocean Week, Jumat malam.
Setibanya di Priok, perwakilan Kemenkomarves dan delegasi Kenya mengawali kunjungan ke Museum Maritim Indonesia.
Rombongan langsung disambut oleh Direktur Strategi Pelindo Prasetyo, kemudian rombongan melakukan One On One Business Meeting yang dimulai dengan mendengarkan paparan dan diskusi singkat terkait profil dan proyek strategis Pelabuhan Indonesia.
Kegiatan dilanjutkan dengan Peninjauan Pelabuhan Tanjung Priok yang diawali kunjungan ke Control Tower (Integrated Planning & Control Room) yang disambut oleh Direksi dan manajemen IPC TPK.
Pada kesempatan itu pula, IPC TPK memaparkan profil perusahaan dan pola operasi.
Lalu, rombongan meneruskan kegiatan dengan kunjungan lapangan ke New Priok Container Terminal untuk melihat langsung kegiatan bongkar muat.
“Harapannya kunjungan ini dapat menumbuhkan potensi bisnis khususnya di bidang logistik dan kepelabuhanan. Sebagai operator terminal petikemas, IPC TPK akan terus mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat kerjasama bilateral dengan Negara Kenya,” tutup Guna. (**)






























