Ekspor kontainer dari Asia ke Eropa mencapai 16,58 juta TEU pada tahun 2023.
Asosiasi Pengangkutan Barang Internasional Jepang (JIFFA) menyatakan bahwa angka ini meningkat sebesar 7,8 persen dari tahun sebelumnya dan membawa angka tersebut kembali ke tingkat sebelum pandemi seperti pada tahun 2019, lapor Container News Yunani.
Berdasarkan asalnya, peti kemas dari Tiongkok meningkat 9,5 persen menjadi 12,5 juta TEU, memimpin pergerakan peti kemas keluar secara keseluruhan.
Perusahaan-perusahaan dari Asia Timur Laut juga mengalami peningkatan yang pesat, mencapai peningkatan dua digit sebesar 12,1 persen menjadi total 1,83 juta TEU.
Di sisi lain, peti kemas dari Asia Tenggara turun 3,7 persen menjadi 2,24 juta TEU.
Berdasarkan tujuannya, ekspor peti kemas dari Asia meningkat secara keseluruhan.
Di Eropa, jumlahnya naik 1,4 persen menjadi 10,22 juta TEU; ke Mediterania Barat, 11,4 persen menjadi 3,01 juta TEU; dan ke Mediterania Timur, 28,9 persen menjadi 3,35 juta TEU.
Sementara itu, impor dari Eropa ke Asia berjumlah 6,47 juta TEU pada tahun lalu, turun 3,5 persen dari tahun 2022 dan tetap berada dalam tren penurunan selama tiga tahun berturut-turut.
Berdasarkan asal, peti kemas dari Eropa Utara turun 5,1 persen menjadi 4,53 juta TEU dan dari Mediterania Barat, 5,2 persen menjadi 1,02 juta TEU, namun peti kemas dari Mediterania Timur naik 4,5 persen menjadi 916,708 TEU.
Berdasarkan tujuannya, impor ke Tiongkok berkurang 6,6 persen menjadi 3,2 juta TEU dan ke Asia Timur Laut, 12,1 persen menjadi 1,38 juta TEU; namun, pasokan ke Asia Tenggara meningkat 8,7 persen menjadi 1,9 juta TEU. (**/scn)





























