Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jawa Tengah Ariwibowo menyatakan kegiatan ekspor impor melalui pelabuhan Tanjung Emas Semarang (Terminal Petikemas) masih belum normal. “Mungkin kalangan industri atau eksportir importir masih wait and see dengan situasi kondisi di dalam negeri,” katanya kepada Ocean Week, baru-baru ini per telpon.
Aktivitas bongkar muat peti kemas di Terminal Peti Kemas (TPK) Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, berdasarkan data dari PT Pelindo III, menyebutkan pada kuartal I tahun2019 tercatat mencapai 169.867 TEUs (105.937 boks) atau mengalami peningkatan sebesar 8,25 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2018.
Ari berharap, kondisi dan situasi perekonomian bisa segera normal, sehingga kegiatan ekspor impor pun dapat berjalan atau membaik kembali. (***)






























