Kebijakan diskon tol akses Tanjung Priok untuk kendaraan golongan III, IV, dan V yang diberlakukan mulai tanggal 2-12 Juni 2018 dinilai kurang efektif, karena hanya bersifat sementara.
Fungsionaris Aptesindo, Jojok mengungkapkan hal itu kepada Ocean week di kantornya, Selasa (5/6) siang. “Sekarang ini impor juga sudah berkurang, karena importir sudah menghitung menjelang Lebaran, sudah stop impor, sehingga truk-truk yang selama ini membuat macet di sekitar Priok juga berkurang,” ujarnya.
Kebijakan diskon itu, menurut Jojok sangat bagus jika dapat berkesinambungan, bukan hanya sekedar untuk mengatasi kemacetan sesaat.
Owner PT Wira itu juga mengaku sekarang ini kondisi bisnis sedang menurun, kalau lapangan penumpukan kontainer dan gudangnya saat ini terlihat ramai, itu karena pemilik barang mengejar selesai sebelum Lebaran nanti.
Dia juga membenarkan kalau kemacetan di seputar areal masuk ke NPCT1 sudah berkurang, karena ada kapal yang berkegiatan disini dipindahkan ke terminal lain di Priok.
Jojok berharap kemacetan di Priok dapat segera teratasi, dan diskon untuk kendaraan golongan III, IV, dan V bisa seterusnya.
Seperti diketahui, tarif tol akses Tanjung Priok golingan III setelah diskon menjadi Rp 22.500,-, lalu golongan IV dan V sebesar Rp 30.000,-. Sedangkan kendaraan golongan I Rp 15.000,-.(***)




























