Arus petikemas di terminal petikemas PT Pelindo III hingga Mei 2017 mengalami kenaikan sekitar 6% tahun sebelumnya pada periode yang sama. Peningkatan volume di terminal Peindo III (Surabaya, Semarang, Sampit, Banjarmasin, Bima, Maumere, Kumai, Batulicin, dan Kupang) itu disebabkan tingginya konsumsi masyarakat menjelang Lebaran 1438 H.
“Sampai dengan Bulan Mei 2017 data petikemas secara keseluruhan mencapai 2.016.730 TEUS, atau naik dibanding bulan yang sama tahun 2016 yang hanya sebesar 1.903.229 TEUS. Kenaikan itu karena faktor peningkatan konsumsi masyarakat, termasuk dua bulan jelang Lebaran,” kata Corporate Secretary Pelindo III Widyaswendra kepada wartawan, di Surabaya.
Capaian Pelindo III itu sedikit lebih tinggi dibandingkan yang ditangani Pelindo II yang pada triwulan I 2017 tercatat 1,7 juta TEUs.
Menurut Wendra, dari total volume itu, impor menyumbang 881.108 TEUs, naik 8% dibandingkan tahun 2016 yang hanya tercatat 817.754 TEUs.
Sementara di kegiatan kontainer domestik juga naik 5% dibandingkan tahun sebelumnya. Total petikemas domestik tahun ini sampai Mei 2017 tercapai 1.135.622 TEUS, padahal tahun lalu hanya 1.085.475 TEUS.
Di tempat terpisah, M Soleh, Humas TPS Surabaya memprediksi kegiatan bongkar muat di pelabuhan dipastikan turun, karena terhentinya sementara aktivitas kepelabuhanan dengan adanya Lebaran.
“Terhentinya aktivitas pelabuhan saat Lebaran merupakan siklus tahunan, dan diprediksi mengurangi aktivitas ekspor dan impor sebesar 10 hingga 15 persen. Biasanya pemilik barang menggenjot aktivitas impor dan ekspor sebelum Lebaran, atau sekitar satu hingga dua bulan sebelum Lebaran, sehingga pada bulan itu rata-rata naik,” katanya. (ant/**)