Sekretaris Perusahaan Arpeni Pratama Ocean Line, Ferdy Suwandi menyatakan, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) menjual kapal milik anak perusahaannya yakni PT Buana Jaya Pratama berupa floating crane Padma Indah, dan menghasilkan dana sebesar Rp 26,58 miliar.
“Kapal yang dijual itu sudah tidak produktif, sehingga tidak ada dampak langsung terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan,” kata Ferdy dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (16/1).
Berdasarkan laporan keuangan kinerja APOL, hingga September 2018, rugi bersih perseroan pada periode itu mencapai Rp 429,30 miliar, lebih besar dibandingkan tahun 2017 periode sama yang tercatat Rp 145,20 miliar.
Meski begitu, pendapatan perusahaan masih naik menjadi Rp 463,53 miliar dibandingkan September 2017 yang sebesar Rp 371,61 miliar.
Sebelumnya, PT Arpeni juga menjual kapal miliknya yakni KM Suralaya kepada PT Barokah Gemilang Perkasa senilai Rp 5,64 miliar. Selain itu, perusahaan juga sudah menjual kapal TK APOL 3002 senilai Rp 2 miliar. (cnbn/ktn/**)





























