Kemenkes Balai Kekarantinaan Kesehatan (KBKK) Kabupaten Probolinggo, menggelar rapat Penyusunan Dokumen Rencana Kontingensi Kesiapsiagaan dan Respon KLB/Wabah/KKM penyakit infeksi Emerging all Hazard hari ke -2, Rabu (14/10), di Probolinggo, Jawa Timur.
Hadir pada pertemuan tersebut, antara lain ketua DPC Indonesia National Shipowners Association (INSA) Probolinggo, Banu Amza dan Wawan (wakil), lalu dr. Mardiati dan dr Jumali dari KBKK Probolinggo, kemudian Andono SH, Darso SH, dan Gatot mewakili KSOP Probolinggo, dan Ahmad dari APBMI, Polairud Paiton, perwakilan Pos AL Paiton, Kapolsek Paiton, Polres Paiton, serta SROP Probolinggo.
Banu Amza mengaku bahwa kegiatan ini sangatlah bagus, dan INSA mendukung rencana tersebut. “INSA akan mensupport itu,” katanya singkat.
Untuk diketahui bahwa tugas dan fungsi utama KBKK yakni mencegah masuk atau tersebarnya penyakit karantina dan penyakit menular potensial wabah dari luar negeri.
Melakukan pemeriksaan sanitasi dan dokumen kesehatan pada kapal laut, pesawat udara, dan kendaraan darat.
Memberikan pelayanan vaksinasi (seperti Meningitis, Yellow Fever) dan penerbitan International Certificate of Vaccination (ICV).
Mengelola rujukan atau penanganan orang sakit, surat izin angkut orang sakit, dan surat izin angkut jenazah di wilayah kerja. (**)





























