Respons cepat pada lima menit pertama saat terjadi kebakaran menjadi faktor penting dalam mencegah, mengantisipasi meluasnya api dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
Sebagai bagian dari implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta komitmen perusahaan dalam membangun budaya Safety First dan mempertahankan Zero Accident, PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Petikemas Semarang (TPK Semarang) kembali menggelar pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bagi seluruh vendor dan pekerja baru.
Keterangan tertulis yang diterima Ocean Week hari Selasa (28/7), menyebutkan bahwa sebagai terminal peti kemas yang beroperasi selama 24 jam dengan aktivitas bongkar muat yang padat, TPK Semarang secara konsisten meningkatkan kompetensi seluruh pekerja dan mitra kerja di bidang keselamatan dan Kesehatan Kerja.
“Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga keandalan operasional terminal sekaligus memastikan seluruh aktivitas berjalan secara aman, selamat, andal, dan berkesinambungan,” ujar Sularto, dari TPKS.
Pelatihan yang merupakan agenda rutin dan terencana tahunan ini berlangsung selama dua hari dan diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri atas vendor yang beraktivitas di lingkungan TPK Semarang serta pekerja baru.
Kegiatan diawali dengan pemberian materi mengenai klasifikasi kebakaran, potensi bahaya kebakaran di area kerja, pengenalan jenis dan fungsi APAR, teknik penggunaan APAR yang tepat, hingga prosedur penanganan keadaan darurat.
Selanjutnya, peserta mengikuti simulasi pemadaman api sebagai bentuk praktik langsung untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. (***)





























