Cuaca buruk yang juga melanda wilayah Probolinggo Jawa Timur (Jatim), berdampak pada aktivitas bongkar muat barang dan sandar kapal di pelabuhan DABN. Apalagi angin mencapai 35 n/m, bahkan ombak sampai naik ke dermaga.
Tidak sedikit kapal yang sedang sandar di dermaga putus tali pengikatnya dari border. Akibatnya, dua kapal masing-masing dari Kalimantan dan Jakarta yang sedang membongkar semen dan batu bara, bertubrukan.

Informasi yang Ocean Week peroleh dari salah seorang pengusaha di pelabuhan Probolinggo mengatakan bahwa tubrukan dua kapal itu tak ada kerusakan. “Hanya saja Border dermaga patah,” ujarnya tak mau disebut namanya.
Sumber itu berharap cuaca buruk yang ada di pelabuhan Probolinggo segera normal kembali, sehingga kegiatan bongkar muat barang dan sandar kapal tak terganggu. (***)




























