Pelabuhan peti kemas terbesar di dunia, Shanghai, telah membuka area terminal peti kemas baru di sebelah utara pusat kota di tepi selatan Sungai Yangtze, berdampingan dengan terminal peti kemas yang ada di Waigaoqiao dan Yangshan.
Dikutip dari Splash 247 Singapura, menyebutkan bahwa tahap pertama Pelabuhan Luojing Shanghai dibuka baru-baru ini, menambahkan kapasitas tahunan sebesar 2,6 juta TEU ke kota tersebut.
Daerah tersebut merupakan terminal curah yang dibangun kembali yang biasa digunakan oleh pabrik baja lokal.
Fase pertama dari terminal otomatis memiliki lima tempat berlabuh, dengan fase selanjutnya diharapkan memberikan Luojing total kapasitas 6 juta TEU.
Shanghai telah membangun keunggulan 10 juta TEU yang belum pernah terjadi sebelumnya dibandingkan saingan boxport terdekatnya dalam peringkat 30 pelabuhan peti kemas teratas di seluruh dunia yang disusun oleh Alphaliner.
Shanghai telah menjadi pelabuhan peti kemas terbesar di dunia selama 14 tahun terakhir, mengalahkan Singapura di peringkat kedua.
Saat ini negara tersebut berada di puncak menjadi negara pertama di dunia yang menangani 50 juta TEU dalam satu tahun kalender. (**/scn)





























